TRANSINDONESIA.CO – Saksi PDIP Kabupaten Karo yang kena bogem, Julianus Sembiring, (35) warga Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara lapor ke Polda Sumut.
Korban yang menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan oleh petugas pengawas rekapitulasi.
“Saya akan segerah membuat laporan atas penganiayaan diri saya didampinggi Husni Ginting yang kena pukulan Polisi karena melerai saya. Rahdin Kaban juga terkena tunjangan karena hendak menyelamatkan aku, dan Robinson ke Poldasu”ungkap Julianus.
Korban yang merasa tidak bersalah dan kenapa hanya saya yang dibawak ke luar ruangan saat berlangsungnya rekapitulasi pemilihan umum legisilatif Karo pada Senin (21/4/2014), sementara yang memaki saya tidak dikeluarkan.
“Ada ketidak adilan yang saya rasakan, dan saya sangat kecewa atas peristiwa yang saya alami. Dimana pihak aparat keamanan main hakim sendiri. Padahal mereka Polisi malah mereka yang mengkeroyok saya, akibatnya wajah saya lembab terkenak pukulan, bibir saya pecah,”ungkapnya penuh dengan kesal.
Sementara, Kapolres Karo, AKBP Alberd Sianipar membantah adanya pemukulan saksi PDIP itu oleh petugas.
“Tindakan petugas hanya mengamankan yang bersangkutan ke luar ruangan, karena ribut dengan saksi lainnya, dan tidak ada pemukulan,” kata Alberd yang dikonfirmasi Selasa (22/4/2014) dinihari.(ded/surya)






