Truk ‘Maut’ milik PT.Torganda setelah dievakuasi polisi dari dalam parit yang menewaskan 7 siswa SD di Labuhanbatu Utara.(lp6)
TRANSINDONESIA.co, Labura : Truk milik perkebunan PT Torganda terjun ke dalam parit sedalam 4 meter di Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, mengakibatkan tujuh sisswa Sekolah Dasar (SD) tewas dilokasi kejadian.
Perisitiwa yang terajadi pada Senin (17/3/2014) itu, truk yang dikemudikan oleh Viktor Sitorus yang diduga mengalami rem blong tiba-tiba masuk ke dalam parit.
Truk milik Torganda mengangkut 35 siswa SD pulang sekolah, namun dalam perjalana truk tersebut masuk ke dalam parit yang digenangi air sehingga para siswa menyelamatkan diri, naas bagi 7 siswa yang tidak sempat menyelamatkan diri ikut terjun bersama truk.
Sementara, bebagai peralatan sekolah milikpara siswa seperti, tas, sepatu bahkan baju seragam sekolah banyak tergenang air di dalam parit.
“Kalau keterangan anak saya, truk tiba-tiba saja masuk ke parit, mereka langsung menyelmatkan diri, tapi 7 rekannya tak sempat keluar dari truk jadi ikut masuk ke dalam parti,” kata Albert Aritonang orangtua dari siswa yang selamat.
Ketujuh siswa yang meningal itu berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka, sedangkan truk dibawa ke Polres Labuhanbatu.
Sopir truk ‘maut’ Viktor Sitorus yang melarikan diri, kini dalam pengejaran polisi.(lp6/bus/sur)





