Skip to content
11 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 11
  • Asap Pekat Palembang, Operasi Hujan Buatan Geser ke Babel

Asap Pekat Palembang, Operasi Hujan Buatan Geser ke Babel

transindonesia.co 11 Oktober 2026 (Last updated: 11 Oktober 2026) 2 minutes read
kabut asap Palembang

Situasi kabut asap terjadi sejak pagi hari mengganggu aktivitas masyarakat menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis (8/10/2026). Transindonesia.co / BPBD Palembang

TRANSINDONESIA.co | PALEMBANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah strategis dengan memindahkan sementara pusat kendali penerbangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Palembang ke Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, mulai 9 hingga 13 Oktober 2026. Keputusan ini diambil akibat pekatnya kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu jarak pandang sangat rendah di wilayah Sumatera Selatan.

“Asap yang menyelimuti wilayah Kota Palembang menyebabkan jarak pandang rendah dan mengganggu aktivitas penerbangan komersil serta Operasi Modifikasi Cuaca yang sebelumnya digerakkan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangannya diterima redaksi, Ahad (11/10/2026).

Pantauan pada Sabtu (10/10/2026) menunjukkan jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang terus berada di bawah 1.000 meter sejak pukul 07.00 hingga 16.30 WIB. Kondisi ekstrem tersebut tidak hanya mengakibatkan jadwal penerbangan komersial mengalami penundaan (delay), tetapi juga melumpuhkan mobilitas harian masyarakat setempat.

“Jarak pandang di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang masih di atas 1.800 meter sehingga tergolong aman untuk melaksanakan penerbangan OMC guna memicu pertumbuhan awan hujan di atas wilayah Sumsel,” ungkap Berton menambahkan.

Guna menggempur titik-titik karhutla, BNPB gencar melakukan gertakan penyemaian garam. Pada Jumat (9/10/2026), satu sorti penerbangan menyemai 1.000 kg bahan semai di atas Musi Banyuasin dan Banyuasin. Operasi dilanjutkan pada Sabtu (10/10/2026) sebanyak dua sorti menyasar wilayah Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Komering Ulu (OKU) dengan total 2.000 kg bahan semai.

Sebelumnya, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan berdasarkan prediksi BMKG, hujan diperkirakan baru akan mulai turun paling cepat pada minggu ketiga Oktober dan paling lambat minggu ketiga November. “Selama sebulan ke depan, BNPB beserta seluruh jajaran terkait akan terus bekerja keras melakukan dukungan pemadaman termasuk OMC,” tegas Suharyanto.

Melalui penggalangan OMC yang menyasar potensi awan basah tersebut, BNPB berharap curah hujan buatan dapat segera mengguyur wilayah Sumatera Selatan. Penurunan hujan secara intensif diharapkan memadamkan sisa-sisa titik api karhutla sekaligus membersihkan kualitas udara di Palembang dan sekitarnya. [man]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: REMISI, HARAPAN PULANG, DAN KEPERCAYAAN YANG HARUS DIJAGA
Next: Darurat Bencana Sabang-Merauke: Banjir hingga Karhutla

Trans Stories

kebakaran-hutan-sumatera

Darurat Bencana Sabang-Merauke: Banjir hingga Karhutla

transindonesia.co 11 Oktober 2026
Pengungsi Palestina

PBB: 50.000 Perempuan di Gaza Tewas dan Terluka sejak Oktober 2023

transindonesia.co 11 Oktober 2026
ekonomi-rancage

GLN Gareulis Jabar Minta Restrukturisasi Sistem Pengawasan Sekolah

transindonesia.co 11 Oktober 2026

TransIndonesia

kebakaran-hutan-sumatera

Darurat Bencana Sabang-Merauke: Banjir hingga Karhutla

transindonesia.co 11 Oktober 2026
kabut asap Palembang

Asap Pekat Palembang, Operasi Hujan Buatan Geser ke Babel

transindonesia.co 11 Oktober 2026
remisi warga binaan

REMISI, HARAPAN PULANG, DAN KEPERCAYAAN YANG HARUS DIJAGA

transindonesia.co 11 Oktober 2026
Anak pengungsi Yaman

Dubes Yaman untuk PBB: Houthi Perluas Serangan ke Arab Saudi

transindonesia.co 11 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.