Skip to content
23 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 1
  • BPS Catat Ekspor RI Naik 4,74 Persen per Agustus 2026, Nikel dan Aluminium Melonjak

BPS Catat Ekspor RI Naik 4,74 Persen per Agustus 2026, Nikel dan Aluminium Melonjak

transindonesia.co 1 Oktober 2026 2 minutes read
Logo BPS

Badan Pusat Statistik. Transindonesia.co /Dokumentasi

TRANSINDONESIA.co | JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia secara kumulatif mencapai US$193,64 miliar hingga Agustus 2026. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,74 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

“Nilai ekspor nonmigas ini naik 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 menjadi sebesar US185,63 miliar. Sementara ekspor migas tercatat sebesar US9,01 miliar, atau mengalami penurunan 9,98 persen,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, saat rilis resmi BPS di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Kenaikan ekspor nasional secara kumulatif dipicu oleh penguatan pada kelompok nonmigas, utamanya dialiri oleh komoditas nikel dan barang daripadanya (HS 75), bahan bakar mineral (HS 27), serta lemak hewani/nabati (HS 15).

“Jika dilihat menurut sektornya, peningkatan nilai ekspor nonmigas secara kumulatif terjadi di sektor industri pengolahan yang meningkat sebesar 7,87 persen,” urai Ateng.

Sektor industri pengolahan pun mengukuhkan posisinya sebagai penopang utama lonjakan kinerja ekspor nonmigas Indonesia. Sektor manufaktur ini sukses menyumbangkan andil sebesar 6,30 persen terhadap total kenaikan ekspor nasional.

“Ekspor industri pengolahan yang naik cukup besar terutama produk olahan nikel, kimia dasar organik bersumber pertanian, aluminium, kimia dasar anorganik lainnya, serta juga tembaga,” ungkap Ateng.

Secara bulanan, pada Agustus 2026 saja, total nilai ekspor Indonesia tercatat sebesar US$26,61 miliar. Angka pertumbuhan tersebut melesat 6,72 persen jika dibandingkan dengan posisi pada Agustus 2025 yang didorong oleh performa ekspor nonmigas.

“Ekspor migas tercatat senilai 0,99 miliar dolar AS atau turun 5,10 persen, sementara ekspor nonmigas mengalami kenaikan 7,23 persen dengan nilai 25,62 miliar dolar AS,” tutur Ateng.

Di antara berbagai komoditas nonmigas yang dikirim ke luar negeri pada Agustus 2026, komoditas nikel dan barang daripadanya (HS 75) mencatatkan pertumbuhan pesat hingga 51,67 persen (yoy) dengan andil 1,84 persen terhadap total kenaikan ekspor.

Selain nikel, lonjakan signifikan juga dicetak oleh besi dan baja (HS 72) yang tumbuh 20,38 persen (yoy) dengan andil 1,79 persen. Sementara itu, ekspor aluminium dan barang daripadanya (HS 76) mencatat kenaikan tertinggi hingga 206,78 persen (yoy) dan memberi kontribusi andil sebesar 1,59 persen. [sda]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Harga Cabai Makin Pedas, Pemicu Utama Inflasi Indonesia September 2026
Next: Kantongi 10 Nama Calon Anggota BPK, DPD RI Serahkan Rekomendasi ke DPR

Trans Stories

Dir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Suhasto dan Kasubdit Perbankan Kombes Arsal Sahban sita aset PT Dana Syariah Indonesia Rp500 miliar

Berkas Kasus PT DSI P21, Aset Lebih Rp500 Miliar Disita Bareskrim

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Menakar

Bukan Cuma Sertifikat, Menaker Tekankan Skill Nyata Peserta PVN

transindonesia.co 18 Oktober 2026
Bank Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi US$459,3 Miliar per Agustus 2026

transindonesia.co 16 Oktober 2026

TransIndonesia

Polisi tembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan dipicu oleh masalah perundungan atau bullying.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Diduga Dipicu Masalah Bully

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko ungkap perjalanan Menteri ATR BPN Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia via Batam

Imigrasi Ungkap Perjalanan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan barang bukti 858 cartridge vape diduga mengandung etomidate dan sabu

Polisi Sita 858 Vape Mengandung Etomidate dan Sabu Merek Yakuza Batman

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Aktivis Greenpeace Indonesia bentangkan spanduk raksasa Tangani Krisis Iklim di Patung Selamat Datang Bundaran HI Jakarta

Hidup Makin Sesak, Greenpeace Desak Prabowo Tangani Krisis Iklim

transindonesia.co 20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.