Skip to content
25 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Agustus
  • 23
  • Media AS-Israel Olok-olok Trump 38 Kali Klaim Menang Perangi Iran

Media AS-Israel Olok-olok Trump 38 Kali Klaim Menang Perangi Iran

transindonesia.co 23 Agustus 2026 3 minutes read
Kapal Perusak Ranjau

Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Frank E Peterson yang dihalau Iran di Selat Hormuz pada Sabtu (11/4/2026). - (Dok US Navy)

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Presiden Donald Trump berulang kali menyampaikan klaim kemenangan sejak melancarkan peperangan terhadap Iran bersama Israel pada Februari lalu.

Di sela klaim kemenangan itu, Trump juga kerap melontarkan retorika ancaman keras terhadap Iran. Sejumlah media asing seperti The Guardian, NBC News, CNN Internasional dan bahkan media Israel Times of Israel pernah mengulas klaim-klaim Trump tersebut dengan nada mengolok-olok.

Media NBC News, pada Juli lalu membuat judul besar, “Trump sebanyak 32 kali menyatakan bahwa perang di Iran hampir berakhir”. Tapi ternyata perang dengan Iran masih berlangsung hingga hari ini.

“Sebuah tinjauan NBC News menemukan puluhan contoh di mana Trump mengatakan perang telah dimenangkan atau hampir dimenangkan: komentar yang sering diikuti oleh ancaman tindakan militer lebih lanjut,” tulis media yang berkantor di New York tersebut.

Sementara media asal Inggris The Guardian menulis, “sejak perang dimulai, Trump berulang kali mengancam Iran dengan konsekuensi mengerikan jika Teheran tidak mau duduk di meja perundingan dan menandatangani kesepakatan damai yang menurut presiden AS akan segera tercapai beberapa minggu lalu. Dan dia juga berulang kali mengklaim bahwa kesepakatan dengan Iran ‘sudah dekat’, tanpa hasil apa pun.”

The Guardian kemudian mengutip jumlah klaim Donald Trump ke Iran dari CNN Internasional, menunjukkan jumlah klaimnya sebanyak 38 kali, sejak berita itu ditulis Juni lalu. Bila ditambah hingga Agustus, sudah lebih dari 38 kali.

Lebih dari enam bulan perang berlangsung, hanya ada sedikit indikasi bahwa negosiasi akan segera menghasilkan perdamaian, karena rezim Iran terus menentang tuntutan Trump. AS telah memblokade pengiriman dan pelabuhan Iran dalam beberapa bulan terakhir dalam upaya untuk memberikan tekanan ekonomi pada Teheran.

Times of Israel bahkan mengolok-olok ancaman Trump ke Iran.

“Selama konflik berlangsung, ada beberapa momen ketika Trump menunjukkan kecenderungannya untuk bersikap agresif, hanya untuk kemudian mundur di menit-menit terakhir, sambil menyatakan bahwa ancamannya justru memicu kemajuan,” tulis media tersebut.

Times of Israel membeberkan sejumlah ancaman itu sejak April. Pada awal April, Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu dalam pengumuman yang disampaikan kurang dari dua jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Trump agar Teheran menyerah atau menghadapi serangan terhadap jembatan dan pembangkit listrik – serangan yang menurutnya akan berarti “seluruh peradaban akan mati.”

Setelah berhari-hari melontarkan ancaman mengerikan terhadap Iran, Trump mengumumkan pada 18 Mei bahwa ia menunda serangan militer besar yang direncanakan karena “negosiasi serius” sedang berlangsung, dan memuji sekutu-sekutu Teluk karena telah membujuknya untuk menunjukkan pengekangan.

Kemudian pada bulan Juni, Trump mengancam akan menyerang Iran “SANGAT KERAS” dan merebut pangkalan energi Iran di Pulau Kharg untuk “mengambil kendali penuh atas Pasar Minyak dan Gas mereka,” tulisnya di media sosial, hanya untuk membatalkan serangan tersebut dalam unggahan selanjutnya setelah mengklaim bahwa negosiasi perdamaian telah mengalami kemajuan dengan para pemimpin Iran tingkat tinggi.

Klaim Hormuz

The Guardian juga menulis klaim terbaru Trump menguasai Selat Hormuz di Iran. “Setelah kita selesai mengalahkan Iran, yang sedang mengalami kekalahan telak, sebentar lagi saya akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat,” kata Trump pada hari Jumat.

“Pada dasarnya, seperti itulah keadaannya. Kita telah melakukan blokade. Tidak ada kapal yang bisa melewatinya kecuali jika kita mengizinkannya.”

Namun apakah itu serius? “Keseriusan pernyataan Trump, dan apakah itu menandakan posisi kebijakan baru bagi pemerintahannya, belum jelas secara langsung,” tulis Guardian. [cnni]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Gubernur Jakarta Persilahkan Masyarakat Pati Aksi Unjuk Rasa Asal Tak Anarkis dan Merusak
Next: AS Mau Hancurkan Ekonomi Iran, Teheran Siapkan Balasan Mematikan

Trans Stories

Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut PM Israel Benjamin Netanyahu sengaja menyeret Amerika Serikat ke perang lain agar dia tak dipenjara

Menlu Iran Sebut Netanyahu Mau Seret AS ke Perang Lain Biar Tak Dibui

transindonesia.co 20 Oktober 2026
kapal Iran serang as

Iran Kirim Ancaman Baru ke AS, Kapal-Kapal di Timur Tengah Diserang

transindonesia.co 19 Oktober 2026
demonstrasi Prancis

Kronologi & Fakta Prancis Chaos: Demo Berakhir Rusuh, Warga Menjarah

transindonesia.co 19 Oktober 2026

TransIndonesia

Polisi tembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan dipicu oleh masalah perundungan atau bullying.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Diduga Dipicu Masalah Bully

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko ungkap perjalanan Menteri ATR BPN Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia via Batam

Imigrasi Ungkap Perjalanan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan barang bukti 858 cartridge vape diduga mengandung etomidate dan sabu

Polisi Sita 858 Vape Mengandung Etomidate dan Sabu Merek Yakuza Batman

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Aktivis Greenpeace Indonesia bentangkan spanduk raksasa Tangani Krisis Iklim di Patung Selamat Datang Bundaran HI Jakarta

Hidup Makin Sesak, Greenpeace Desak Prabowo Tangani Krisis Iklim

transindonesia.co 20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.