Skip to content
7 Agustus 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Agustus
  • 7
  • Persebaya Juara, Persib Harus Puas Runner-up Piala Presiden 2026

Persebaya Juara, Persib Harus Puas Runner-up Piala Presiden 2026

transindonesia.co 7 Agustus 2026 3 minutes read 0 comments
Persebaya Surabaya Juara

Persebaya Surabaya merayakan kemenangan usai mengalahkan Persib Bandung dalam drama adu penalti pada pertandingan final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis, 6 Agustus 2026. Transindonesia.co / Ist

TRANSINDONESIA.co, BALI – Persib Bandung harus puas menjadi runner-up Piala Presiden 2026 setelah kalah 6-7 dalam drama adu penalti dengan Persebaya Surabaya pada pertandingan final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis, 6 Agustus 2026. Dalam waktu norrmal dan babak perpanjangan waktu, kedua tim bermain imbang 1-1. Persib tertinggal lebih dulu oleh gol Ramadan Sananta menit 20. Namun, Persib bisa membalas melalui Patricio Matricardi menit 24.

Dalam pertandingan ini, pelatih Igor Tolic menurunkan starter yang sama dengan saat menghadapi Persija Jakarta yaitu Teja Paku Alam (PG); Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Ikhwan Ali Tanamal; Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda; Adam Alis (c), Luka Menalo, Uilliam Barros; dan Balsa Sekulic.

Sepak mula dilakukan Persebaya. Namun, Persib berhasil mengambil alih kendali permainan dengan cepat. Namun, kedua tim masih terlihat tampil berhati-hati di awal pertandingan. Selepas lima menit, kedua tim mulai berani menusuk ke area pertahanan lawan meskipun belum ada peluang yang didapat.

Persebaya membuka keunggulan terlebih dahulu melalui gol Ramadhan Sananta pada menit 20. Namun, Persib hanya membutuhkan waktu empat menit untuk menyamakan kedudukan melalui gol balasan Matricardi. Gingga turun minum, skor 1-1 tak berubah.

Di awal babak kedua, Tolic memasukkan Al Hamra Hehanussa menggantikan Ikhwan. Seperti di babak pertama, kedua tim kembali tampil hati-hati di awal laga. Persib baru mendapatkan peluang di menit 50 melalui skema sepak pojok. Sayang, hanya menghasilkan kemelut tanpa gol.

Pada menit 54, giliran Dedi Kusnandar dimasukkan menggantikan Lucho yang mengalami cedera. Beberapa saat kemudian, Adam Alis melakukan tendangan jarak jauh yang sayang masih melayang di atas mistar gawang Persebaya.

Pada menit 70, Tolic memasukkan Mariano Peralta dan Julio Cesar menggantikan Menalo dan Mutombo untuk mendongkrak permainan timnya yang mulai menurun. Dua menit bermain, Peralta langsung memberikan ancaman melalui sepak pojok, namun belum membuahkan hasil. Hingga waktu normal, skor 1-1 masih bertahan.

Memasuki babak perpanjangan waktu, Persebaya langsung mengancam melalui tandukan Miguel Pereira yang beruntung masih menyamping di sisi gawang Teja.

Pada menit 99, Tolic memasukkan tiga pemain sekaligus yaitu Ramon Tanque, Nazriel Alfaro Syahdan dan Muhammad Adzikry menggantikan Sekulic, Adam Alis dan Notsuda. Dalam pertandingan, Adzikry dan Nazriel mendapatkan kartu kuning sebelum jeda 15 menit akibat pelanggaran yangg dilakukannya.

Di babak perpanjangan waktu kedua, Persib masih tertekan. Ramon Tanque menyusul Adzikry dan Nazriel mendapatkan kartu kuning. Pada menit 108, Teja melakukan penyelamatan yang mementahkan peluang Persebaya.

Pada menit 112, Peralta diganjar kartu merah setelah peninjauan VAR akibat pelanggaran terhadap Rivera yang membuatnya penyerang Persebaya itu cedera.

Tampil dengan 10 orang, Persib mencoba tetap mengimbangi Persebaya. Menjelang laga berakhir, Fitrah Maulana dimasukkan menggantikan Teja yang diduga untuk skenario adu penalti. Hingga babak perpanjangan waktu berakhir, skor 1-1 tak berubah dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam drama adu penalti yang melibatkan tujuh pemain, penendang Persib, Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa gagal mencetak gol pertama. Lima penendang PERSIB yang berhasil adalah Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar.

Sedangkan enam pemain Persebaya, Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramallo, Walber Motta, dan Gletson berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Satu-satunya penendang yang gagal adalah Yuran Fernandez. [kio]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Polisi Gerebek Kantor Pusat Starbucks, Ada Apa?
Next: dr. Tifa Hijrah dari Kebisingan bukan Hijrah dari Kebenaran

Trans Stories

sepak bola cermin peradaban
9 minutes read

Belajar dari Kemenangan Spanyol: Ketika Sepak Bola sebagai Cermin Peradaban

transindonesia.co 21 Juli 2026 0
Ferran Torres
3 minutes read

Torres Bawa Spanyol ke Puncak Dunia Kalahkan Argentina 1-0

transindonesia.co 21 Juli 2026 0
GettyImages-2282965503.jpg
2 minutes read

Ronaldo Cetak Sejarah di Piala Dunia, Disorot Guinness World Records

transindonesia.co 24 Juni 2026 0

TransIndonesia

BRIN
3 minutes read

Presiden Prabowo Puji Sepatu Karet Buatan BRIN Harga Murah

transindonesia.co 7 Agustus 2026 0
bandara saudi
2 minutes read

Houthi Gempur Pangkalan Udara Arab Saudi, Bandara Setop Beroperasi

transindonesia.co 7 Agustus 2026 0
Senjata api
2 minutes read

Kronologi Temuan 995 Pucuk Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel

transindonesia.co 7 Agustus 2026 0
dokter Tifa Hijrah
1 minute read

dr. Tifa Hijrah dari Kebisingan bukan Hijrah dari Kebenaran

transindonesia.co 7 Agustus 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.