Skip to content
17 September 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Juli
  • 17
  • Timteng Makin Menggila, Iran Gempur Pangkalan Militer AS di 3 Negara

Timteng Makin Menggila, Iran Gempur Pangkalan Militer AS di 3 Negara

transindonesia.co 17 Juli 2026 2 minutes read
iran-crisis-1783575454969_169

Foto: Ilustrasi perang AS-Iran (via REUTERS/U.S. Central Command)

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat. Militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer AS di tiga negara Teluk, yakni Yordania, Kuwait, dan Bahrain, sebagai balasan atas serangan Washington terhadap wilayah Iran.

Mengutip laporan Anadolu Agency dan kantor berita Fars, Kamis (16/7/2026), serangan terbaru tersebut merupakan bagian dari fase kesembilan dan kesepuluh dari Operasi Saeqeh (Operation Lightning). Ini dilancarkan Teheran sebagai operasi balasan terhadap serangan AS.

Pada fase kesembilan, militer Iran menyatakan telah mengerahkan drone tempur untuk menyerang Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania. Sasaran serangan meliputi sistem komunikasi, instalasi radar tetap, serta tangki penyimpanan bahan bakar yang digunakan pasukan AS.

“Iran melancarkan operasi ini sebagai respons atas agresi musuh,” demikian pernyataan militer Iran yang dikutip Fars.

Teheran juga menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas serangan terhadap barak militer di Bampur, Iranshahr, yang diklaim menewaskan tujuh tentaranya. Militer Iran bahkan menyebut pasukan AS sebagai “tentara teroris” dan menegaskan bahwa fasilitas komunikasi, radar, serta depot bahan bakar di pangkalan tersebut berhasil menjadi target drone penghancur mereka.

Di fase kesepuluh Operasi Saeqeh, Iran memperluas sasaran ke dua negara Teluk lainnya, yakni Kuwait dan Bahrain. Di Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Iran mengklaim menyerang sistem radar, baterai pertahanan udara Patriot, serta tangki penyimpanan bahan bakar yang digunakan militer AS sementara di Bahrain, drone Iran disebut menyasar infrastruktur komunikasi militer AS, sistem radar Super Hawk, serta instalasi rudal pertahanan udara Patriot di Pangkalan Udara Sheikh Isa.

Secara terpisah, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga mengaku bertanggung jawab atas serangan di Kuwait. IRGC menyatakan telah menghantam radar peringatan dini C-RAM serta area berkumpul personel militer AS di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi maupun tanggapan resmi dari militer AS, pemerintah Kuwait, Bahrain, maupun Yordania terkait klaim serangan yang disampaikan Iran tersebut. Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran terkait Selat Hormuz.

Kedua negara masih terus saling melancarkan serangan meski sebelumnya telah menyepakati memorandum perdamaian yang dimediasi Pakistan sebagai langkah awal menuju penghentian konflik dan perundingan damai yang lebih permanen pada Juni. Perang sendiri dimulai sejak 28 Februari saat AS dan Israel menggempur Teheran dan menewaskan pemimpin tertinggi kala itu, Ayatollah Ali Khamenei. [cnbc]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Perang Panas, Iran Lanjut Gempur Negara-negara Timteng
Next: Cara Akurat Verifikasi Arah Kiblat di Rumah

Trans Stories

World Trade Center 911

Gedung Tertinggi Dunia Terbakar, Ratusan Orang Panik Lompat dari Atas

transindonesia.co 12 September 2026
Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Sugiono

Indonesia Dukung Inggris Larang Impor dari Pemukiman Ilegal Israel

transindonesia.co 11 September 2026
kilang-minyak-pelabuhan-selat-hormuz

Harga Minyak Naik ke US$96 Imbas AS-Iran Serang Kapal di Selat Hormuz

transindonesia.co 8 September 2026

TransIndonesia

suahasil-nazara-dilantik-jadi-menkeu

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot, Suahasil Nazara Naik Pangkat Jadi Menteri Keuangan

transindonesia.co 15 September 2026
Penandatanganan Surat Keputusan Bersama oleh tiga kementerian pada 9 September 2026 menandai perubahan penting dalam pengelolaan tenaga kerja asing di Indonesia.

PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT

transindonesia.co 15 September 2026
gunung-butak

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, BNPB Imbau Masyarakat Waspada Karhutla dan Kekeringan

transindonesia.co 14 September 2026
longsor-aceh

Bencana Longsor Aceh Tengah Terjang Empat Kecamatan, Satu Korban Meninggal

transindonesia.co 14 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.