Skip to content
19 Februari 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Transindonesia.co

Transindonesia.co

INDONESIA BERDAKWAH

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 19
  • DPR Kecam Penundaan Pesangon Merpati: Negara Harus Hadir, Jangan Hanya Beri Surat Utang

DPR Kecam Penundaan Pesangon Merpati: Negara Harus Hadir, Jangan Hanya Beri Surat Utang

transindonesia.co 19 Februari 2026 2 minutes read 0 comments
DPR RI Senayan

Gedung DPR RI. Transindonesia.co / Dokumentasi.

TRANSINDONESIA.CO, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, melontarkan kritik tajam terhadap belum tuntasnya pembayaran pesangon ribuan eks pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Netty menilai, penggunaan surat pengakuan utang sebagai pengganti hak tunai merupakan bukti nyata buruknya manajemen dan minimnya kehadiran negara dalam melindungi pekerja.

“Kasus ini sudah lama sekali, likuidasi sampai 11-12 tahun. Sekali lagi, kami di Komisi IX sangat perhatian, apalagi ini memasuki bulan Ramadhan. Negara harus hadir menggunakan kewenangannya untuk menyelesaikan urusan ini,” ujar Netty dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama perwakilan eks pekerja Merpati di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Netty mengaku sangat terusik dengan lambannya penanganan dana pensiun yang tidak kunjung cair selama 12 tahun. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan regulator terhadap perusahaan pelat merah.

Ia menyoroti urgensi penyelesaian hak ini mengingat para mantan karyawan harus menghadapi lonjakan kebutuhan ekonomi menjelang bulan suci Ramadhan.

“Hak dasar pekerja seperti pesangon tidak seharusnya digantungkan pada proses likuidasi aset yang berlarut-larut selama belasan tahun. Munculnya surat pengakuan utang sebagai pengganti hak adalah bukti minimnya intervensi pemerintah,” kritiknya.

Sebagai solusi konkret, Netty mendorong DPR RI untuk segera menggelar rapat gabungan lintas komisi yang melibatkan Komisi VI dan Komisi XI pada masa persidangan mendatang.

Langkah ini dianggap mendesak karena laporan menunjukkan rasio aset yang tersedia saat ini hanya sebesar 2,91 persen dari total utang pesangon yang harus dibayarkan.

“Kita perlu melakukan rapat gabungan pada masa persidangan depan. Tidak mungkin hanya mengandalkan tim kurator saja, negara harus ikut bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini,” pungkas Netty. [met]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Jelang Ramadhan, BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Banjir di Pulau Jawa
Next: Menkeu Purbaya Kritik Bank Syariah: Biaya Lebih Mahal dan Belum Sesuai Prinsip

Trans Stories

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
2 minutes read

Menkeu Purbaya Kritik Bank Syariah: Biaya Lebih Mahal dan Belum Sesuai Prinsip

transindonesia.co 19 Februari 2026 0
Polisi dan Anak Sekolah
2 minutes read

Menuju Polisi Paripurna: Prof. Chryshnanda Rumuskan 100 Kompas Moral Reformasi Kepolisian

transindonesia.co 17 Februari 2026 0
Bupati Sumedang
2 minutes read

Bupati Sumedang Resmi Terima KTA Partai Gerindra

transindonesia.co 16 Februari 2026 0

TransIndonesia

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
2 minutes read

Menkeu Purbaya Kritik Bank Syariah: Biaya Lebih Mahal dan Belum Sesuai Prinsip

transindonesia.co 19 Februari 2026 0
DPR RI Senayan
2 minutes read

DPR Kecam Penundaan Pesangon Merpati: Negara Harus Hadir, Jangan Hanya Beri Surat Utang

transindonesia.co 19 Februari 2026 0
Banjir Demak
2 minutes read

Jelang Ramadhan, BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Banjir di Pulau Jawa

transindonesia.co 19 Februari 2026 0
Wagub Rano Karno
2 minutes read

Wagub Rano Karno Groundbreaking Bedah Rumah di Kapuk: Strategi Entaskan Kemiskinan

transindonesia.co 19 Februari 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.