BPBD Provinsi Lampung dan BPBD Kabupaten Lampung melakukan kaji cepat dilokasi terdampak banjir pada Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Lampung pada Rabu (4/2/2026). Transindonesia.co / BPBD Lampung
TRANSINDONESIA.CO | LAMPUNG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada awal Februari 2026. Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat kejadian menonjol berupa tanah longsor di Kabupaten Kupang, NTT, dan banjir luapan sungai di Lampung Utara yang berdampak pada ratusan keluarga.
“Berdasarkan laporan yang kami himpun hingga Kamis (5/2) pukul 07.00 WIB, cuaca ekstrem masih menjadi pemicu utama bencana di beberapa titik strategis,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran persnya, Kamis (5/2/2026).
Di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, hujan dengan intensitas tinggi memicu tanah longsor di Desa Erbaun, Kecamatan Amarasi Barat. Insiden yang terjadi sejak akhir Januari tersebut memaksa 20 kepala keluarga (KK) meninggalkan kediaman mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Data sementara menunjukkan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan, di mana 4 unit rumah mengalami rusak berat, sementara belasan lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang,” lanjut Abdul Muhari.
Sementara itu, di Provinsi Lampung, luapan Sungai Way Rarem menyebabkan banjir yang merendam 14 desa/kelurahan di Kabupaten Lampung Utara sejak Minggu (1/2). Sebanyak 443 unit rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter, mencakup wilayah Kecamatan Kotabumi Selatan, Kotabumi, dan Abung Timur.
“Kami mengimbau pemerintah daerah melalui BPBD untuk terus menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat dan segera melakukan langkah evakuasi jika ketinggian air terus meningkat,” tegasnya.
Menghadapi potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan, BNPB menekankan pentingnya kesiapsiagaan di level akar rumput. Langkah-langkah mitigasi darurat terus dilakukan oleh BPBD setempat guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa akibat banjir bandang maupun longsor susulan. [man]







