Skip to content
30 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 31
  • Bencana Hidrometeorologi Berbagai Daerah: Tiga Nyawa Melayang, Ribuan Jiwa Terdampak

Bencana Hidrometeorologi Berbagai Daerah: Tiga Nyawa Melayang, Ribuan Jiwa Terdampak

transindonesia.co 31 Januari 2026 3 minutes read 0 comments
Angin Kencang Bantul

BPBD Kabupaten Bantul bersama masyarakat melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang di wilayah terdampak angin kencang, Kamis (29/1/2026). Transindonesia.co / Pusdalops BPBD Kabupaten Bantul

TRANSINDONESIA.CO | BANTUL – Eskalasi bencana hidrometeorologi di Indonesia dalam 24 jam terakhir mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 31 Januari 2026, total tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat tanah longsor, yakni dua orang di Kabupaten Pemalang dan satu orang di Kota Bogor. Selain korban jiwa, ribuan warga di Jawa Barat, NTB, dan Sulawesi kini tengah berjuang menghadapi dampak banjir dan angin kencang.

“BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan penanganan darurat, pendataan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak di seluruh titik bencana,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya diterima redaksi, Sabtu (31/1/2026).

Di Jawa Barat, Kabupaten Indramayu mencatat dampak banjir terluas setelah luapan Sungai Cilalanang merendam 275 rumah dan 500 hektare persawahan pada Jumat (30/1). Sebanyak 825 jiwa terdampak dan 166 di antaranya terpaksa mengungsi.

Sementara itu, di Kota Bogor, longsor menelan satu korban jiwa dan merusak 12 rumah, sedangkan di Kabupaten Bogor, angin kencang menyebabkan 11 rumah rusak berat hingga sedang pada Sabtu (31/1).

“Khusus di wilayah Bogor dan Indramayu, tim BPBD setempat masih bersiaga di lapangan. Meskipun di beberapa titik air mulai surut, status siaga darurat tetap diberlakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem susulan,” jelas Abdul Muhari.

Situasi darurat juga masih berlangsung di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 311 kepala keluarga terdampak banjir bandang yang dipicu hujan lebat.

Pemerintah daerah setempat telah menetapkan masa tanggap darurat hingga 3 Februari 2026 untuk memastikan distribusi bantuan logistik menjangkau seluruh warga yang terisolasi.

“Wilayah Bima saat ini fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar. Masa tanggap darurat diberikan agar birokrasi penanganan bencana bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Bergeser ke wilayah Sulawesi, banjir di Kabupaten Boalemo merendam 233 unit rumah dan berdampak pada 585 jiwa.

Berbeda dengan Kota Depok yang melaporkan banjir setinggi 80 rumah sudah surut total, kondisi di Boalemo dilaporkan masih tergenang.

Hal yang sama terjadi di Bantul, DIY, di mana akses 22 jalan yang tertutup akibat angin kencang masih dalam proses pembersihan oleh petugas gabungan.

“Banjir di Boalemo dilaporkan belum surut sepenuhnya. Kami meminta tim di lapangan untuk terus memantau perkembangan cuaca guna menghindari adanya banjir kiriman susulan,” ungkapnya.

Menutup laporan tersebut, BNPB memperingatkan bahwa puncak musim hujan masih membayangi sebagian besar wilayah Indonesia. Masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan dan bantaran sungai diminta untuk melakukan evakuasi mandiri jika melihat intensitas hujan yang tinggi berlangsung lebih dari satu jam tanpa henti.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. BNPB akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan perlindungan masyarakat berjalan optimal,” pungkas Abdul Muhari. [nag]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Badai Keuangan Nasional: Pimpinan OJK dan Dirut BEI Mundur Massal, Reformasi Total Dimulai
Next: Hari Ke-8 Longsor Bandung Barat: Tim SAR Temukan 10 Bodypack di 5 Titik Berbeda

Trans Stories

Parigi Moutong
3 minutes read

Bencana Hidrometeorologi Basah dan Gempa Bumi Dominasi Wilayah Indonesia

transindonesia.co 27 Mei 2026 0
Kelapa Sawit
2 minutes read

Imbas Ekspor Satu Pintu Danantara, Harga Sawit Anjlok Rp1.500

transindonesia.co 27 Mei 2026 0
Banjir Bogor
3 minutes read

Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor, Ratusan Warga Mengungsi

transindonesia.co 25 Mei 2026 0

TransIndonesia

Mayat Dalam Kantong
2 minutes read

WNA Korea Selatan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Drone Iran
2 minutes read

Kuwait Sibuk Adang Drone Iran Sasar Pangkalan Udara AS

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Iran tembak kapal AS
2 minutes read

Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Wali Kota New York
2 minutes read

Wali Kota New York Zohran Mamdani Salat Iduladha Pakai Kostum Arsenal

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.