TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan PT Timah Tbk mengirimkan bantuan alat berat berupa lima unit excavator menuju wilayah Sumatera Utara, dari Pelabuhan Menkiong, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung, Senin (12/1/2026). TransIndonesia.co / Lanal Babel
TRANSINDONESIA.CO | BANGKA BARAT – TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung percepatan pemulihan pasca bencana di Indonesia. Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bangka Belitung, Kolonel Marinir Yulindo, S.E., M.M., CRMP., bekerja sama dengan PT Timah Tbk secara resmi mengirimkan bantuan alat berat berupa lima unit excavator menuju wilayah Sumatera Utara.
“TNI AL senantiasa hadir dan siap membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pemulihan pasca bencana,” ujar Danlanal Babel, Kolonel Marinir Yulindo, dikutip dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).
Proses pengiriman bantuan ini dilakukan melalui Pelabuhan Menkiong, Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Kelima unit alat berat tersebut diangkut menggunakan kapal perang KRI Teluk Gilimanuk-531 (KRI TGK-531) yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto, guna memastikan bantuan tiba dengan cepat dan aman di lokasi tujuan.
“Bantuan alat berat ini diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan, perbaikan infrastruktur, serta mendukung aktivitas masyarakat di daerah terdampak bencana,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan peran TNI AL sebagai garda terdepan dalam melindungi dan membantu rakyat. Sinergi antara Lanal Babel dan PT Timah Tbk ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi normalisasi pelayanan publik di Sumatera Utara.
“TNI AL bersama PT Timah Tbk berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat pemulihan di wilayah Sumatera Utara, sejalan dengan peran TNI AL sebagai garda terdepan sekaligus pelindung rakyat,” tulis Dinas Penerangan Angkatan Laut dalam siaran persnya.
Pengerahan alat berat tersebut akan difokuskan pada pembersihan material sisa bencana serta perbaikan akses jalan yang terputus. Dengan dukungan alutsista KRI Teluk Gilimanuk-531, mobilitas bantuan logistik dan alat berat ke wilayah-wilayah terdampak diharapkan dapat berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti. [man]
