Ketua PMXI Kota Bandung (Pelajar Mahasiswa XTC Indonesia Kota Bandung), Gema Dzaki Muhammad Foto: Dok. XTC Indonesia
TRANSINDONESIA.co | BANDUNG — PMXI (Pelajar Mahasiswa XTC Indonesia) sebagai badan otonom XTC Indonesia ikut merayakan hari jadi XTC Indonesia ke-43 yang lahir pada tahun 1982, sebagai momentum refleksi dan konsolidasi peran organisasi dalam mencetak generasi pemimpin muda yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing untuk Kota Bandung, Jawa barat dan Indonesia.
Selama lebih dari empat dekade, XTC Indonesia telah melalui proses transformasi panjang — dari komunitas motor, menjadi organisasi masyarakat yang menempatkan pembinaan sumber daya manusia, kepemimpinan, dan kontribusi sosial sebagai fondasi utama gerakannya. PMXI (Pelajar Mahasiswa XTC Indonesia) menegaskan posisinya sebagai inkubator regenerasi pemimpin, khususnya bagi generasi muda Kota Bandung dan Jawa Barat.
Ketua PMXI Kota Bandung (Pelajar Mahasiswa XTC Indonesia Kota Bandung), Gema Dzaki Muhammad menyampaikan bahwa organisasi tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga ruang pembelajaran kepemimpinan yang nyata.
“PMXI adalah rumah kaderisasi. Di dalamnya, anggota belajar tentang disiplin, tanggung jawab sosial, kepemimpinan lapangan, serta kemampuan berorganisasi. Ini adalah bekal penting untuk melahirkan pemimpin masa depan Kota Bandung, Jawa Barat dan Indonesia,” kata Gema dalam keterangannya diterima redaksi, Sabtu (3/1/2026).
Melalui struktur organisasi yang tersebar di berbagai sekolah dan kampus, PMXI aktif mendorong kader-kadernya untuk terlibat dalam kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, advokasi masyarakat, hingga partisipasi dalam ruang-ruang demokrasi. Proses ini menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan yang tidak instan, melainkan ditempa melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.
Tema ulang tahun ke-43 ini juga menjadi penegasan komitmen PMXI untuk terus beradaptasi dengan tantangan zaman, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha demi melahirkan pemimpin muda yang visioner, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan daerah.
“Regenerasi pemimpin bukan hanya soal jabatan, tetapi soal nilai. PMXI berkomitmen menanamkan nilai kebangsaan, solidaritas, dan kebermanfaatan sosial kepada setiap kader,” tambahnya.
Dengan semangat berubah, bertumbuh, dan berkontribusi, PMXI berharap di usia ke-43 ini, XTC Indonesia maupun PMXI dapat semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pembangunan sosial dan sumber lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan Jawa Barat dan Indonesia.
XTC Indonesia adalah organisasi masyarakat yang lahir di Bandung dan telah bertransformasi menjadi wadah pembinaan kepemudaan, penguatan solidaritas, serta pengembangan kepemimpinan berbasis nilai kebangsaan dan sosial kemasyarakatan. (rls)
