Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan membangun fasilitas sumur bor di dua titik krusial, yakni Masjid Nurul Ikhwan dan MTs Onan Tukka, Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (27/12/2025). Transindonesia.co /Ist
TRANSINDONESIA.co | TAPANULI TENGAH – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan bergerak cepat mengatasi krisis air bersih di lokasi pengungsian. Personel TNI membangun fasilitas sumur bor di dua titik krusial, yakni Masjid Nurul Ikhwan dan MTs Onan Tukka, Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (27/12/2025).
Pembangunan infrastruktur air bersih ini dilakukan oleh jajaran Kodim 0211/Tapanuli Tengah sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dan masyarakat sekitar, terutama dalam menjaga sanitasi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Proses pengerjaan sumur bor ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari personel Satgas Gulbencal, Babinsa Koramil 03/Pandan, Penerangan Kodim, koordinator pengungsian, hingga tenaga ahli sumur bor.
Berdasarkan laporan di lapangan, fasilitas air bersih tersebut kini telah rampung 100 persen. Dengan kedalaman mencapai 18 meter, sumur bor ini mampu menghasilkan debit air yang mencukupi untuk kebutuhan harian pengungsi, mulai dari konsumsi hingga keperluan mandi, cuci, kakus (MCK).
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa penyediaan fasilitas ini adalah prioritas TNI untuk memastikan warga terdampak bencana tidak kesulitan mendapatkan air layak pakai.
“Penyediaan fasilitas air bersih ini merupakan bentuk kepedulian nyata TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan sehari-hari pengungsi dan masyarakat sekitar serta meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di area pengungsian,” ujar Kolonel Inf Asrul Kurniawan.
Kehadiran sumur bor ini disambut baik oleh warga di Kelurahan Tukka. Dengan adanya akses air bersih yang memadai, risiko timbulnya penyakit pascabencana dapat diminimalisir, dan beban masyarakat di pengungsian menjadi lebih ringan.
Kodam I/Bukit Barisan berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan di Tapanuli Tengah hingga situasi kembali kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas secara normal. [don]
