Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Exalt To Creativity atau XTC Indonesia menggelar Aksi Simbolik Kemanusiaan Bencana Sumatra di depan Gedung Sate, Bandung, Sabtu (20/12/2025). Transindonesia.co / XTC Indonesia
TRANSINDONESIA.co | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Exalt To Creativity atau XTC Indonesia menggelar Aksi Simbolik Kemanusiaan sebagai bentuk peringatan moral dan politik kepada pemerintah agar segera mengambil keputusan dan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, khususnya dalam penanganan bencana alam Sumatera, di depan Gedung Sate, Bandung, Sabtu (20/12/2025).
Bencana Sumatra yang melanda sejumlah wilayah kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengakibatkan 1.090 jiwa meninggal dunia, 186 orang hilang, 6.698 orang cidera, 3,3 kita orang terdampak dan 510.528 jiwa terpaksa mengungsi (data per 20 Desember 2025), tidak pernah hadir secara tiba-tiba sebagaimana kerap dinarasikan secara aman oleh pejabat negara. Bencana yang terjadi merupakan akumulasi dari keputusan politik yang buruk, pembiaran hukum, serta kegagalan tata kelola lingkungan yang berlangsung selama bertahun-tahun tanpa koreksi yang berarti.
“Bencana yang terjadi di Sumatera Utara , Sumatera Barat, dan Aceh, adalah cermin dari kegagalan kebijakan publik. Ini bukan semata kehendak alam, melainkan akibat dari pembiaran dan keputusan politik yang tidak berpihak kepada rakyat,” ujar Ketua DPP XTC Indonesia Bidang Sosial Politik, Parilla Budi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelajar Mahasiswa XTC Kota Bandung, Gema Dzakim, menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada simbolisme semata.
“Bencana alam harus diselesaikan dari akarnya melalui kebijakan politik yang berpihak kepada rakyat, bukan dijadikan objek pencitraan atau wisata empati para politisi yang berpura-pura peduli,” kata Gema Dzakim.
Sebagai wujud nyata kepedulian, DPP XTC Indonesia berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa dalam melakukan penggalangan donasi untuk membantu saudara-saudari kita yang menjadi korban bencana di Sumatera dan Aceh.
Aksi ini dihadiri oleh sekitar puluhan orang dari berbagai elemen. DPP XTC Indonesia menuntut:
• Pemerintah segera menindaklanjuti bencana alam yang terjadi di Sumatera dan Aceh, serta menerapkan status bencana nasional.
• Mengecam keras statement nir-empatik dari pejabat publik terkait bencana alam yang terjadi di sumatera dan Aceh.
• Apabila pemerintah dan pejabat publik masih menutup mata terhadap situasi dan kondisi yang terjadi di Sumatera dan Aceh, kami DPP XTC Indonesia akan melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar lagi DPP XTC Indonesia akan selalu hadir dan berpihak pada kepentingan serta persatuan rakyat.
HIDUP RAKYAT INDONESIA!
RAKYAT BANTU RAKYAT!
HUTAN TIDAK BUNUH DIRI!
(rls)
