Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.I.Pol. Transindonesia.co /Dokumentasi
TRANSINDONESIA.co | Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.I.Pol, mengungkapkan optimismenya peluncuran Sekolah Rakyat yang di diprogramkan Presiden RI Prabowo Subianto tahap pertama akan memberikan manfaat besar dan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya di Provinsi Jawa Barat ini.
Syahrir mendorong pemerintah daerah pentingnya untuk terus mendukung Sekolah Rakyat demi pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas dari kalangan keluarga miskin.
“Saya sangat optimis bahwa Sekolah Rakyat tahap pertama ini akan membawa perubahan positif bagi masyarakat Jawa Barat. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak kita dapat memiliki masa depan yang lebih cerah dan berkontribusi pada kemajuan provinsi ini,” ujar H. Syahrir dalam keterangannya, Ahad (13/7/2025).
Hal tersebut dikatakan Syahrir terkait akan dimulainya program Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru 2025, pada Senin 14 Juli 2025 mendatang.
“Sesuai program Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi disparitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak untuk berkembang,” jelasnya.
Anggota Komisi I DPRD Jabar ini mengingatkan Sekolah Rakyat yang diprogramkan Presiden Prabowo Subianto tidak boleh melenceng, di mana Sekolah Rakyat ini diperuntukkan atau dengan sasaran utama anak-anak dari keluarga miskin dan putus sekolah karena biaya atau ekonomi.
“Sekolah Rakyat untuk siswa yang tidak mampu membayar biaya pendidikan di sekolah formal, dan mereka yang terpaksa meninggalkan sekolah karena alasan ekonomi atau lainnya, serta anak-anak dari daerah terpencil sehingga mereka dapat memiliki masa depan yang lebih cerah dan berkontribusi pada kemajuan bangsa,” ungkap Syahrir.
Syahrir yang konsisten dalam dunia pendidikan dan literasi di Jawa Barat, menambahkan Sekolah Rakyat diperuntukkan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu atau miskin yang membutuhkan akses pendidikan yang berkualitas. Tujuan utama dari Sekolah Rakyat adalah untuk memberikan kesempatan pendidikan yang sama bagi semua anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi mereka.
“Sekolah Rakyat untuk mendapatkan kesempatan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, guna menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak baik, dan siap bersaing di berbagai bidang. Mengurangi disparitas dengan berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan pendidikan antara berbagai lapisan masyarakat,” terang Syahrir.
Lebih lanjut Syahrir berharap program Sekolah Rakyat dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif khususnya bagi masyarakat Jawa Barat.
Sebagaimana diketahui, Sekolah Rakyat tahap pertama akan diimplementasikan di 10 kota/kabupaten sebanyak 13 Sekolah Rakyat di Jawa Barat, pada 14 Juli 2025, dengan jumlah murid SD 75 orang, SMP 675 siswa, dan SMA 640 siswa.
Ke-13 Sekolah Rakyat tahap pertama yang sudah siap operasional melakukan kegiatan belajar mengajar besok Senin (14/7/2025), yakni Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Kementerian Sosial (Kemensos) Kota Bekasi.
Kemudian di Kota Bogor (Sentra Galih Pakuan), Kabupaten Bogor (Sentra Inten Soeweno), dan Kabupaten Sukabumi (Sentra Phalamarta).
Lalu, di Kabupaten Bandung Barat (Sentra Wyata Guna dan BPPKS Kemensos RI), Kabupaten Bandung (kawasan Stadion Si Jalak Harupat), Kota Bandung (Polteksos dan Sentra Wyata Guna).
Selanjutnya di Kabupaten Sumedang (Balai Latihan Kerja Sumedang), Kota Cirebon (SMPN 18 Kota Cirebon), Kota Cimahi (Sentra Abiyoso dan Dinas Sosial Jabar).
Dengan dukungan dan komitmen semua pihak, kata Syahrir, Sekolah Rakyat menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Lebih lanjut dikatakannya, pendidikan adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang bagi anak-anak dari latar belakang ekonomi lemah untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Dengan adanya Sekolah Rakyat, kami percaya bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk bersekolah dan berkembang. Ini adalah langkah penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” pungkas Haji Syahrir. [nal]
