Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Mamat Rachmat melaksanakan reses di RW 01, Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Selasa (11/3/2024). Transindonesia.co /Ist
TRANSINDONESIA.co | Persoalan sampah menjadi permasalahan “isu hot” paling dominan yang disampaikan dan paling dikeluhkan masyarakat Kota Bandung, disusul persoalan pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.
“Masalah sampah ini sangat krusial terutama saat musim hujan. Sampah yang tidak terkelola dengan baik berkontribusi pada banjir dan menimbulkan dampak lingkungan yang serius,” kata anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Bandung, Kota Cimahi, Mamat Rachmat, usai melaksanakan reses di RW 01, Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Selasa (11/3/2024).
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya akan mendorong kerja sama antara DPRD Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jabar untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut.
Menurutnya, salah satu langkah untuk mengatasi persoalan sampah tersebut yakni harus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai cara pengelolaan sampah yang benar.
“Jangan hanya ketika masalah muncul baru ada sosialisasi, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan. Mulai dari memilah sampah, metode daur ulang, hingga pengelolaan sampah yang ramah lingkungan,” ujarnya.
“Dengan adanya reses ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin erat dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan, terutama dalam aspek lingkungan, pendidikan, dan layanan kesehatan,” tambahnya.
