Hoax 370 Ribu Data Nasabah BTN Bocor

TRANSINDONESIA.co | Isu sebanyak 370.000 data nasabah PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, bocor dan diperjualbelikan ternyata hanya hoax. Management bank BUMN ini memastikan data nasabahnya aman dilindungi dengan sistem IT yang terproteksi secara terintegrasi.

Isu tersebut berasal dari informasi data Breach Forum, yakni situs jual beli data curian, bahwa sebanyak 370.000 data nasabah BTN telah bocor. Hacker tersebut bernama NexusxHaxor dan mengaku telah berhasil meretas BTN, dan berhasil memperoleh data-data yang meliputi nama lengkap, email, tanggal lahir, customer information file (CIF), nomor telepon, dan rekening.

Menanggapi hal ini, pihak BTN menyatakan tidak ada kebocoran data nasabah sama sekali. Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan saat ini data nasabah aman dan dilindungi dengan sistem IT yang terproteksi secara terintegrasi.

“Terkait postingan di salah satu situs, berdasarkan investigasi yang telah dilakukan, kami pastikan data tersebut tidak benar. Saat ini situs tersebut sudah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika,” keterangan Ramon, dikutip dalam keterangannya, Jumat (4/7/2024).

Meski demikian, lanjutnya, BTN akan tetap melakukan langkah-langkah preventif penguatan sistem keamanan teknologi informasi terhadap potensi gangguan data dengan peningkatan proteksi dan ketahanan sistem.

“BTN berkomitmen untuk terus melakukan pelindungan data nasabah dengan aman dan baik sesuai peraturan yang berlaku dan selalu diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia,” tegas Ramon.[Zul]

Share