Anak-anak Palestina membawa panci saat antre untuk menerima makanan dari dapur amal, ketika konflik antara Israel dan Hamas berlanjut, di Rafah di Jalur Gaza selatan, 14 Desember 2023. (REUTERS/Saleh Salem/as)
TRANSINDONESIA.co | Pemerintah Denmark menegaskan tidak akan menangguhkan penyaluran dana kepada badan PBB UNRWA. Khususnya untuk pengungsi Palestina di Jalur Gaza.
Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan pihaknya akan tetap menyalurkan dana kepada UNRWA. Sesuai jadwalnya pada Maret 2024 mendatang.
“UNRWA adalah organisasi di Gaza. Di mana memiliki kemampuan memastikan masyarakat sipil di sana hidup dengan layak,” kata Rasmussen seperti dilansir Reuters, Sabtu (10/2/2024).
Ia mengatakan berhentinya penyaluran dana hanya akan memperparah krisis kemanusiaan. Terlebih UNRWA turut berperan menyediakan air, klinik kesehatan, dan layanan vaksinasi bagi masyarakat Palestina.
“Situasi di Gaza amat mengerikan. Dan apabila UNRWA justru dibuat pincang, bencana kemanusiaan yang terjadi akan semakin parah,” ujarnya.
Rasmussen mengatakan hukuman kolektif terhadap masyarakat Gaza tidak akan menghasilkan kontribusi apapun. Khususnya dalam menyelesaikan krisis yang rumit di daerah tersebut.
“Apalagi, organisasi tersebut memiliki 30 ribu pegawai. Dan 13 ribu di antaranya bekerja di Gaza,” ucapnya.
Sebelumnya Rasmussen telah menjalin dialog dengan menteri dari Belanda, Swedia, Jerman, dan Prancis. Ini untuk membahas upaya mengembalikan kepercayaan kepada UNRWA. [rri/rts]







