Para pejuang Houthi berkumpul dalam sebuah manuver militer dekat Sanaa, Yaman, Senin (30/10/2023). ANTARA/Houthi Media Center/Handout via REUTERS/am.
TRANSINDONESIA.co | Kelompok Houthi Yaman melakukan simulasi militer serangan terhadap barak dan permukiman tentara Israel. Hal itu terungkap lewat laporan stasiun televisi al-Masirah pada akhir pekan lalu.
Media itu menayangkan rekaman yang sebagian menunjukkan latihan pasukan cadangan dan tempur Houthi. “Ini sebagai bagian dari persiapan pertempuran untuk membebaskan Palestina dan jihad suci,” kata Jubir Militer Houthi, Yahya Saria seperti dilansir Reuters, Senin (5/2/2024).
Tayangan al-Masirah juga menunjukkan sejumlah rudal, drone, tank, dan artileri digunakan. Dalam latihan yang diberi tajuk ‘Yaman Mendukung Palestina’.
Dalam siaran tersebut dimulai dengan serangan artileri dan roket terhadap sasaran-sasaran yang diduga milik Israel. Lalu diikuti dengan serangan infanteri terhadap sasaran-sasaran tersebut.
“Sehingga terjadi pengambilalihan dugaan pemukiman Israel dan penangkapan mereka yang berada di dalamnya. Kesiapan ini untuk mendukung Jalur Gaza yang saat ini menderita, karena dukungan kami berasal dari agama, moral, dan kewajiban etis,” ujar Wakil Kepala Staf Kementerian Pertahanan Houthi, Mayor Jenderal Ali al-Mushki.
Sebelumnya Houthi melancarkan serangan roket lainnya terhadap sejumlah sasaran di Kota Eilat, Israel Selatan. Mereka juga mengklaim telah menyerang sebuah kapal dagang Inggris di Laut Merah yang sedang menuju ke beberapa pelabuhan Israel.[rts]







