Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn dalam pengarahan pascapertemuan ASEAN AMM/PMC, Selasa (18/7/2023), di Sekretariat ASEAN, Jakarta (Foto: RRI/RetnoMandasari)
TRANSINDONESIA.co | ASEAN saat ini mengintensifkan pendekatan kepada lima negara senjata nuklir, untuk menandatangani traktat Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ). Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn dalam pengarahan pascapertemuan ASEAN AMM/PMC, Selasa (18/7/2023), di Jakarta.
“Lima negara senjata nuklir dalam pandangan saya, mereka tentu mendengar dan mengetahui betul kepentingan ASEAN. Para pemimpin kita sangat tegas dalam hal ini,” ucap Kao.
“Kita ingin memastikan bahwa wilayah kita adalah kawasan bebas senjata nuklir. Sebenarnya empat dari lima negara nuklir itu adalah mitra dialog kita kecuali Prancis,” ujar Kao.
ASEAN disebut juga melakukan pendekatan maupun komunikasi secara internal dengan negara-negara nuklir. Serta, bekerja keras untuk meraih kesepakatan guna menemukan konsensus di dalam ASEAN dan masing-masing negara senjata nuklir.
“Di antara negara-negara senjata nuklir, Tiongkok telah menyatakan keinginan kuat untuk bergerak maju dalam aksesi ke perjanjian SEANWFZ. Jadi, sekali lagi penting bagi kita untuk terus mengupayakan ini sampai kita mencapai kesepakatan akhir,” ucapnya.
“Yaitu, menemukan konsensus di dalam ASEAN. Tetapi juga dengan masing-masing dari lima negara senjata nuklir,” kata Kao.
Kao Kim Hourn juga meminta Timor Leste untuk turut menyetujui Traktat SEANWFZ. Sebab, negara itu juga berada di kawasan Asia Tenggara.
“Selain itu, sebenarnya kami di dalam pertemuan para Menlu juga meminta Timor Leste untuk juga menyetujui perjanjian SEANWFZ. Karena, Timor Leste terletak di Asia Tenggara, dan sekarang menjadi pengamat,” ujarnya.
Menlu, Retno Marsudi saat membuka Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-56 pekan lalu di Jakarta turut menyoroti tidak satu pun negara senjata nuklir menandatangani traktat SEANWFZ. Meski, traktat tersebut telah ditandatangani ASEAN selama 25 tahun. [rri]




