KH. Abdullah Gymnastiar. [Transindonesia.co/Istimewa]
TRANSINDONESIA.CO – “Menurut Imam Ghazali, ada empat jenis orang yang tertipu berkaitan dengan ilmu yang dimilikinya :
Ada yang berilmu tetapi tidak melaksanakan ilmunya. Merasa terhormat dengan jabatan dan gelar keilmuannya. Banyak ilmu tapi sedikit amal. Tidak menjadikannya dekat dengan Allah. Tidak membuatnya tertunduk malu karena tawadhu. Dia merasa yakin akan selamat dunia akhirat dengan ilmu yang dimilikinya.
Ada yang berilmu dan dia mengamalkan ilmunya, akan tetapi tidak pernah menjaga niatnya. Sebaik apapun amal kebaikan, apabila niatnya bukan karena Allah, Amalan tersebut tertolak.
Ada pula yang tahu ilmu dan mau mengajarkannya kepada orang lain, akan tetapi dia sendiri tidak mampu mengamalkannya. Dia mengajak orang lain rajin shalat malam, puasa, atau sedekah, tetapi dia sendiri tidak melaksanakannya. Seperti lilin, menerangi yang lain tapi membiarkan dirinya terbakar nyala api.
Ada pula yang memiliki ilmu, tapi sayangnya dia mengklaim diri dan kelompoknya lah yang paling benar. Surga pun diklaim milik dia dan kelompoknya. Orang lain selalu salah dalam pandangannya.
#spiritasmaulhusna Al-Aliim, menjaga kita dari kesombongan hanya karena memiliki sedikit ilmu, menjaga dari kebodohan, kemaksiatan dan ketidakikhlasan karena kita yakin bahwa Allah Al-Aliim Maha Mengetahui semua yang kita lakukan.
Sumber Buku Asmaul Husna Karya Aa Gym, Jilid1
KH. Abdullah Gymnastiar






