Wali Kota Rahmat Effendi menggendong bayi kembar siam Rahman dan Rohim saat mengunjungi rumah orang tua bayi tersebut di Gang Pojok, Bintara Jaya IV, Bekasi Barat, Rabu (31/7/2019).[IST]
TRANSINDONESIA.CO – Operasi pemisahan bayi kembar siam Ahmad Rahman Al Ayyubi dan Ahmad Rohim Al Ayyubi yang lahir operasi caesar dengan bagian tubuh menyatu di RSAB Harapan Kita Jakarta, pada 24 September 2018, segera menjalani operasi.
Untuk seluruh biaya operasi tersebut akan ditanggung Pemkot Bekasi. Bayi kembar siam berusia 10 bulan itu merupakan anak dari pasangan Romi Darma Rachim dan Ika Mutiya Sari.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, yang mengetauhi kembar siam tersebut dari media sosial, langsung mendatangi rumah kedua orangtua bayi kembar siam itu di Gang Pojok, Bintara Jaya IV, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/7/2019).
Dalam ksempatan tersebut Rahmat tampak menggendong bayi kembar siam dan berjanji akan membiayai seluruh biaya medis untuk pemisahan Rahman dan Rohim.
“Akan diproses secara medis dengan menggunakan Kartu Sehat (KS) berbasis NIK Kota Bekasi sampai dengan selesai. Insya Allah akan bebas biaya dan akan ditangani hingga selesai,” kata Rahmat dikediaman orangtua Rahman dan Rohim.
Lebih lanjut Rahmat menyatakan, kedua bayi tersebut akan menjalani bedah dalam waktu dekat dan memerintahkan Direktur RSUD dr.Chasbullah Abdulmadjid untuk mengawal proses operasi tersebut hingga selesai.
Sementara, Kepala Puskesmas Bintara Jaya, dr.Djoni Timbul P menuturkan kondisi bayi kembar siam dalam keadaan baik dan sehat sehingga siap untuk menjalani operasi pemisahan.
Sedangkan ibu kedua bayi kembar siam menyatakan biaya pisahan anaknya mencapai Rp1 miliar.
“Saya sangat berterima kasih atas Pembkot Bekasi melalui KS, sebenarnya semenjak cek kehamilan saya gunakan KS, dan rencananya operasi pemisahan nanti menggunakan KS juga,” ungkap ayah bayi kembar tersebut.[RYU]
