Pelatihan Jurnalis Lawan Korupsi di Manado.[KPK]
TRANSINDONESIA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan pelatihan jurnalis lawan korupsi bersama para jurnalis di 9 kota di Indonesia. Kegiatan diawali di Manado sebagai kota pertama dalam kegiatan pelatihan jurnalis, Sabtu 20 Juli 2019.
Diisi narasumber seperti Mustakim Ketua Bidang Data dan Informasi AJI Indonesia, Daun Ferry Liando Dosen Universitas Sam Ratulangi sekaligus pegiat antikorupsi Manado dan perwakilan Humas KPK, mengangkat tema “Pengelolaan Dana Transfer Daerah”.
Pertimbangannya pelatihan ini setelah Operasi Tangkap Tangan terakhir (OTT) di Kepulauan Talaud-Sulawesi Utara atas dugaan suap dana revitalisasi pasar yang diterima oleh sang Bupati, hal ini menjadi perhatian besar para jurnalis dan masyarakat di Manado.
“Materi dalam pelatihan ini meliputi tentang nilai berita dalam pencegahan korupsi, peran publik dalam pemberantasan korupsi, dan jurnalisme dalam pencegahan korupsi,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan persnya diterima, Kamis (25/7/2019).
Menurut Febri, program “Apresiasi Jurnalis Lawan Korupsi 2019” dilakukan untuk memberi penghargaan kepada pada jurnalis yang selama ini telah mendukung pemberantasan korupsi. Kegiatan ini terbuka untuk jurnalis profesional dan jurnalis warga di seluruh Indonesia yang memenuhi syarat.
KPK bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen dan Tempo Institute dengan tema besar ‘Cegah Korupsi, Hak Rakyat Kembali’. “KPK sadar betul pentingnya peran para jurnalis dan publik dalam sosialisasi pencegahan korupsi. Ada dua kategori dalam apresiasi tahun ini, yakni Jurnalis Profesional dan Jurnalis Warga. Para jurnalis dan jurnalis warga dari seluruh Indonesia bisa mengikuti kompetisi ini,” katanya.
Kegiatan pelatihan jurnalis berikutnya akan diselenggarakan di delapan kota lainnya yaitu, Pandeglang, Batam, Bandar Lampung, Denpasar, Solo, Ambon, Mataram, dan Palangka Raya.[MIC]







