Diskusi 'Deradikalisasi Pemuda, Membangun Indonesia Bebas dari Teror dan Ekstrimisme', Rabu (1/6/2016).[Bb]
TRANSINDONESIA.CO – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menemukan modus baru berupa penggunaan internet atau dunia maya untuk menjalankan aktivitas teror bagi kelompok radikal dan ekstrimis.
“Mereka (teroris) ini sekarang lebih banyak memanfaatkan dunia maya atau online untuk propoganda,” kata Staf Khusus Kedeputian I BNPT, Suaeb Tahir dalam diskusi ‘Deradikalisasi Pemuda, Membangun Indonesia Bebas dari Teror dan Ekstrimisme’ di Jakarta, Rabu (1/6/2016).
Selain itu, menurut Suaeb dunia maya juga digunakan sebagai sarana komunikasi antar kelompok ekstrim tersebut. “Komunikasi mereka juga menggunakan itu. Jadi, kedepan kita bangun sinergitas dalam mencegah komunkasi kelompok tersebut agar tidak berkembang,” tutur Suaeb.
![Diskusi 'Deradikalisasi Pemuda, Membangun Indonesia Bebas dari Teror dan Ekstrimisme', Rabu (1/6/2016).[Bb]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/06/diskusi-teroris.jpg)
“BNPT juga telah melakukan diskusi di Pesantren-Pesantren, ditempat lain untuk mensosialisasikan bahaya terorisme ini,” tutupnya.[Bb/Dod]






