Pekerja kesehatan menyemprotkan insektisida untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti yang menularkan virus Zika. Rio de Janeiro, Brazil.[Ap]
TRANSINDONESIA.CO – WHO telah memperingatkan perempuan agar tidak bepergian ke daerah-daerah dimana virus Zika masih menyebar termasuk Rio de Janeiro, lokasi Olimpiade 2016.
Badan kesehatan dunia itu hari Kamis mengatakan “ada konsensus ilmiah bahwa virus Zika menyebabkan microcephaly (anak-anak dilahirkan dengan ukuran kepala yang lebih kecil dari biasanya) dan gangguan otak lainnya serta penyakit pada bayi yang dilahirkan oleh perempuan yang terinfeksi virus Zika sewaktu hamil.”
WHO mendesak pasangan perempuan hamil agar melakukan seks aman atau menghindari berhubungan seks pada sisa bulan kehamilan jika mereka baru-baru ini kembali dari Rio atau daerah-daerah lainnya dimana terdapat virus tersebut.
![Pekerja kesehatan menyemprotkan insektisida untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti yang menularkan virus Zika. Rio de Janeiro, Brazil.[Ap]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/05/pekerja-who.jpg)
Karena Zika bisa ditularkan lewat hubungan seks yang tidak menggunakan pengaman, WHO mengatakan para pengunjung harus menggunakan kondom selama di Rio dan selama empat minggu setelah meninggalkan negara itu sama sekali tidak boleh melakukan hubungan seks.
Para pengunjung disarankan untuk menghindari daerah-daerah kumuh dan padat dai kota besar itu seperti daerah yang sanitasinya tidak memadai atau tidak ada saluran air.
Sekitar 500 ribu wisatawan diperkirakan akan menuju Brazil untuk menyaksikan Olimpiade yang akan berlangsung dari tanggal 5 Agustus sampai 18 September.[Voa/Fen]







