Warga membantu petugas membersihkan puing-puing bekas serangan bom dengan bulldozer di Sadr City, Irak (11/5/2016). [Ap]
TRANSINDONESIA.CO – Serangkaian pemboman di ibukota Irak telah menewaskan paling sedikit 75 orang Rabu (11/5/2016), menurut polisi dan pejabat rumah sakit.
Serangan paling mematikan terjadi selama jam ramai pagi hari ketika sebuah bom mobil meledak di pasar di Sadr City dan menewaskan 64 orang serta melukai 40 lainnya.
Kelompok Negara Islam (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Kelompok Sunni sering melakukan serangan yang mirip di Baghdad, khususnya di daerah yang mayoritas penduduknya Syiah.
![Warga membantu petugas membersihkan puing-puing bekas serangan bom dengan bulldozer di Sadr City, Irak (11/5/2016). [Ap]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/05/Bom-Baghdad.jpg)
Di Baghdad utara, sebuah bom mobil bunuh diri di Jamiya, sebuah distrik Sunni, menewaskan tujuh orang dan melukai paling sedikit 20 orang.
Di Washington, Rabu, Departemen Luar Negeri Amerika secara keras mengecam pemboman di Baghdad ini, dan mendesak pemimpin-pemimpin Irak untuk bekerja sama guna mencegah krisis politik menghambat upaya memerangi kelompok teroris.[Voa/Fen]





