Ilustrasi
TRANSINDONESIA.CO – Dua kawanan penjahat perampasan sepeda motor alias begal bernasib sial saat melancarkan aksinya mendapat perlawanan dari korban hingga terjatuh dan nyaris dibakar warga yang menangkapnya. Seperti yang dialami duo begal bernama Risman Situmorang dan Zohiri, kini harus berurusan dengan petugas Polsek Metro Tanjung Priok karena gagal membegal seorang wanita.
Nasib sial itu dialami Risman dan Zohiri pada kamis dinihari, 7 April 2016. Saat itu keduanya sedang beraksi di Jalan Danau Indah, Sunter, Jakarta Utara.
“Jadi pada pukul 01.15 WIB, mereka mencari sasaran khususnya wanita. Nah, ketika itu, korban atas nama Michelle Rondonuwu ternyata melawan, ketika telepon genggam nya dirampas pelaku, korban melawan dengan mentabrakan motornya ke motor pelaku, hingga kedua pelaku terjungkal ke parit,” kata Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol France Siregar, Jumat (8/4/2016).
![Dua pelaku begal.[Min]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/04/begal-priuk.jpg)
“Jam segitu, daerah tersebut masih cukup ramai. Di sana banyak tenda warung makan, jadi sasaran amuk massa mereka,” ujar Kapolsek menceritakan.
Risman dan Zohiri nyaris saja dibakar warga jika petugas kepolisian tak segera datang dan mengamankan mereka dari kepungan warga.
“Sudah mau dibakar itu kalau kita telat dikit, habis mereka itu,” kata Kapolsek.
Dari tangan kedua begal sial itu, petugas Polsektro Tanjung Priok mengamankan satu unit telepon genggam merek Samsung Galaxy J7 dan satu unit sepeda motor Mio berpelat nomor B 3517 PAK.[Min]







