Ilustrasi
TRANSINDONESIA.CO – Dua perempuan kakak-beradik ditemukan tewas di kamar rumah orang tuanya di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, meninggalkan secarik kertas berisi tulisan-tulisan yang masih perlu didalami oleh polisi.
Keterangan Kapolresta Depok, Kombes Pol Dwiyono kepada wartawan, Sabtu (26/3/2016), dua perempuan tersebut ditemukan di rumah di Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (24/3/2016) sekira pukul 10.00 WIB.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dibalik kasus ditemukannya jasad dua wanita kakak beradik DS, 30 tahun dan ZS, 29 tahun, di Depok Jawa Barat ini. Kedua karyawati swasta ini ditemukan bersama dalam sebuah kamar tidur rumah orangtuanya.

Di kamar itu ditemukan secarik kertas wasiat berisi harapan korban untuk mendapat uang banyak, dua gelas berisi cairan kimia, beberapa botol obat, lotion, parfum, vitamin C, dan minyak kayu putih. Polisi tak langsung berkesimpulan atas kasus ini, bunuh diri atau bukan. Polisi masih menunggu hasil visum dan uji forensik.
Ditubuh kedua korban, tidak dijumpai adanya bekas terjadinya kekerasan fisik. Sedangkan badan, tangan dan kaki dalam kondisi kejang-kaku.
“Kami masih mendalami kasus ini, yang terjadi kemarin. Masih menunggu hasil forensik. Jadi, belum disimpulkan bunuh diri ataupun bukan. Di sekitar tubuh dua jasad ini memang ditemukan pelbagai macam cairan kimiawi,” sebut Kapolresta Depok kepada wartawan, Jumat (25/3/2016).
Isi surat yang ditemukan di kamar tidur, yang diduga ditulis oleh ZS berbunyi “Gw lahir tanggal 15 September 1987. Gw berharap saat gw bangun tidur besok di dalam kamar gw sudah ada duit kertas rupiah yang masih bagus layak pakai yang jumlahnya bisa membawa gw mendapatkan kebebasan finansial.”
Beberapa potongan kertas itu ditemukan di keranjang sampah kamar korban yang tulisannya berupa angka Rp3 juta. Ada juga yang masih tampak utuh.
“Ini yang sedang kami dalami. Apakah ini bunuh diri atau bukan kita tunggu hasil visum dan lab forensik,” tambah Kasat Reskrim Polresta Depok Kompl Teguh Nugroho.[Sap]






