
TRANSINDONESIA.CO – Lima anggota komplotan perampok spesialis minimarket yang kerap beraksi di wilayah Bekaksi, Jawa Barat, digulung Jatanras Polresta Bekasi dan Reskrim Cikarang Utara, Senin (9/11/2015).
Dari kelima pelaku yang dibekuk, satu di antaranya masih berstatus pelajar SMP. Saat ini polisi masih memburu satu pelaku lain yang masih buron.
“Iya benar semuanya lima orang, satu masih pelajar,” ujar Iptu Widodo, Kanit Jatanras Polresta Bekasi Kabupaten. Namun ketika ditanya detail Widodo mengatakan, “Nanti saja Kapolres yang akan merilis,” ujar Iptu Widodo.
Keterangan yang diperoleh, para pelaku yang ditangkap itu Sarip Fidayatulloh alias Kumung, 18 tahun, warga Kampung Kebonkopi Karangasih, Cikarang Utara.
Warman Toyo, 18 tahun, Kampung Gempolpayung, Sukatani, Deni Alfian Pitoy, 20 tajun, warga Kampung Kebonkacang, Karangbahagia, Ilham Fajar alias Dadan, 19 tahun, warga Kampung Pilarbarat, Cikarang Utara dan MS, 15 tahun, pelajar Kelas 1 SMP Desa Karangasih, Cikarang Utara.
Kawanan penjahat itu, berdasarkan catatan polisi selama Oktober tahun ini melakukan aksinya di beberapa minimarket, di antaranya Alfamart Karangasih Cikarang Utara pada 8 Oktober 2015, Alfamart Jalan Raya Imam Bonjol, Cikarang Barat pada 9 Oktober 2015, Alfamart Jalan RE Martadinata, Desa Karangbaru, Cikarang Utara pada tgl 28 Oktober 2015 dan Indomaret Jalan Cikarang- Sukatani, Sukaraya, Karangbahagia pada 5 Oktober 2015.
Para pelaku biasanya mengendarai sepeda motor dan beraksi pada minimarket yang buka 24 jam, dua orang masuk ke dalam menodongkan celurit dan golok serta senjata air softgun.
Setelah karyawan minimarket tak berdaya, kawanan mereka masuk dan mengambil brankas, uang di laci dan barang-barang uang ada di roko.
Penangkapan kawanan penjahat ini, setelah para korbannya melapor dan ada rekaman CCTV. Dari rekaman dan keterangan saksi ini para pelaku berhasil diketahui persembunyiannya dan berhasil menangkapnya.
Polisi juga menyita satu unit Honda Beat warna hitam, satu unit Honda Scoopy warna putih merah, satu unit honda Scopy warna coklat, satu unit Yamaha Mio warna merah, tiga unit hp merk samsung, satu dompet hitam berisi KTP atas nama Ilham Fajar dan uang sebesar Rp 50 ribu, satu bilah golok, satu softgun.
Sampai saat ini, petugas masih mengejar otak perampok ini berinisial AS.(Idham)







