
TRANSINDONESIA.CO – Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, mengungkapkan beban kerja yang dipikul kerap membuat polisi mengalami tekanan atau stress.
Menurut Anton, berdasarkan sebuah penelitian sekitar lima tahun lalu yang mengatakan bahwa sekitar 80 persen anggota reserse dan polisi lalu lintas mengalami stres.
Penyebab banyaknya anggota reserse dan Polantas ini kerap terjadi karena beban kerja berat, waktu kerja panjang, dan gaji atau tunjangan yang relatif kecil. “Beban kami besar. Yang lain kerja delapan jam, sedangkan kerja kami 24 jam,” kata Anton di Jakarta, kemaren.
Untuk melakukan antisipasinya, kepolisian diminta untuk membangun iklim kerja yang baik dan komandan agar lebih terbuka pada anak buahnya yang sedang menghadapi masalah agar segera ditanangi.
“Kalaupun ada anggota yang stress kalau tunjangan kinerjanya dinaikan kan siapa tahu bisa berseri-seri sedikit,” kata Anton.
Selain itu, Anton berharap agar Propam tidak hanya sekedar menjatuhkan hukuman terhadap polisi yang melakukan kesalahan, namun juga lebih pada penelusuran apa yang menjadi penyebab munculnya perbuatan itu.(Tmp/Nic)







