
TRANSINDONESIA.CO – Diakhir jabatan Bupati Pelalawan berakhir 2016, kini pihak Pemda Pelalawan Riau memprioritaskan kegiatan proyek multi year sehingga banyak proyek dikerjakan terges-gesa.
Seperti proyek di jalan Pelalawan sampai kini pekerjaannya terkatung-katung menggunakan dana APBD Rp30 miliar.
Selain itu proyek pengadaan tembok parit lingkar Rp35 miliar, yang dikerjakan asal jadi diduga juga tidak sesuai bestek dikwatirkan tidak akan siap sesuai yang diharapkan.
“Soal pekerjaan proyek ini saya tidak tahu siapa perusahaan yang mengerjakan. Dan saya tidak tahu ada proyek di wilayahnya,” kata Kepala Lurah P.Kerinci Timur, Erhas kepada Transindonesia.co, Minggu(25/10/2015).
Dari pantauan Transindonesia.co, banyak proyek di Pemda Pelalawan yang membingungkan masyarakat, apalagi pekerjaan proyek APBD itu tidak menggunakan plang nama sehingga masyarakat tidak mengetauhi pekerjaan yang sedang dilakukan Pemda Pelalawan.(Sbr)





