
TRANSINDONESIA.CO – Meski ada banyak planet menyerupai Bumi yang berada di luar tata surya, namun hanya segelintir dari mereka yang dilebeli dengan istilah “zona layak huni”.
Berikut ini adalah beberapa planet mirip Bumi yang kemungkinan berpontesi menyimpan kehidupan di dalamnya.
Gliese 581g
Planet ini diumumkan pada September 2010 yang terletak sekira 20 tahun cahaya dari Bumi. Bobotnya diperkirakan hampir dua sampai tiga kali massa planet Biru.
Letak orbit dari planet ini dikatakan berada dalam “zona layak huni” karena berada pada jarak yang sesuai dan memungkinkan untuk terbentuknya air. Peneliti memperkirakan mungkin saja ada kehidupan di planet tersebut.
Giese 667Cc
Planet ini ditemukan oleh tim yang sama ketika berhasil menangkap keberadaan Gliese 581g. Planet berwarna agak coklat kemerahan tersebut ditemukan pada 2012, dengan jarak 22 tahun cahaya di konstelasi (rasi) bintang Scorpius.
Planet ini juga disebut sebagai “Super Earth” karena punya ukuran 4,5 kali lipat lebih besar dari Bumi. Benda langit ini mampu mengorbit selama 28 hari.
Kepler-22b
Planet ini ditemukan oleh NASA menggunakan teleskop luar angkasa pada Desember 2011. Kepler juga dipanggil Super Earth karena memiliki ukuran 2,4 lebih lebar dari Bumi.
Planet yang berada diluar tata surya ini dipastikan oleh para peneliti berada di zona layak huni. Apabila tanpa atmosfer, suhu di planet ini akan diperkirakan mencapai -11 (minus) derajat celsius.
Namun jika di atmosfernya terjadi efek rumah kaca seperti Bumi, maka suhu rata-rata Kepler-22b akan tercatat sebesar 22 derajat celsius.
HD 85512b
Benda langit ini adalah Super Earth lainnya yang ditemukan pada jarak 35 tahun cahaya dari Bumi. Ukurannya mencapai 3,6 kali lebih besar dari planet Biru. Suhu permukaan di planet ini diperkirakan bisa mencapai temperatur 77 Fahrenheit atau 25 derajat Celsius.
Gliese 581d
Planet yang berjarak 20 tahun cahaya dari Bumi juga termasuk wilayah layak huni yang ditetapkan oleh peneliti. Memiliki ukuran tujuh kali lebih besar dari Bumi, membuat planet ini mirip dengan saudaranya Gliese 581g.
Ketika ditemukan pertama kali pada 2007, peneliti mengatakan planet ini terlalu dingin untuk dihuni.
Namun belakangan peneliti mengatakan hal berbeda bahwa planet ini mungkin bisa mendukung kehidupan karena dihangatkann oleh efek rumah kaca.(okz/sof)







