
TRANSINDONESIA.CO – Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman Bin Abdulaziz berjanji untuk melanjutkan kebijakan pendahulunya.
“Kami akan terus mengikuti kebijakan yang benar yang Arab Saudi telah diikuti sejak berdirinya, dan kami tidak akan menyimpang dari itu Konstitusi kita adalah Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya (saw),” kata Raja Salman dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Jumat (23/1/2015).
“Negara-negara Arab dan Islam sangat membutuhkan solidaritas dan kohesi,” kata raja baru.
“Kami akan terus di negeri ini bahwa Allah telah dihormati dengan memilih sebagai platform untuk pesan-Nya dan kiblat umat Islam, upaya kami untuk memperkuat penyebab didukung oleh bangsa ini, yang dipandu oleh ajaran agama Islam sejati kedamaian, kasih sayang dan moderasi”.
“Saya meminta bantuan Allah untuk membimbing saya untuk melayani orang-orang kita sayangi dan mewujudkan harapan mereka, dan untuk menjaga keamanan dan stabilitas negara kita, dan untuk melindunginya dari segala kejahatan,” kata Raja Salman.
“Sebagaimana Allah telah menghendaki bahwa saya memikul kepercayaan besar, saya mencari bantuan dan bimbingan-Nya untuk mengikuti jalan yang benar.”
Sumpah setia
Kemudian di malam hari, ribuan orang, termasuk pangeran senior, emir daerah, pejabat, kepala suku dan warga menawarkan janji setia mereka kepada raja baru, putra mahkota dan wakil putra mahkota.
Acara ini digelar di Istana Pemerintahan (Qasr Al-Hukm) di ibukota. Raja Salman Bin Abdul Aziz, Penjaga Dua Masjid Suci.
“TIdak ada perubahan Dalam Kebijakan Kerajaan. Kami akan menjalaNkan kebijakan pendahulu kami , tidak ada perubahan, ” demikian,Penjaga Dua Mesjid Suci, Raja Salman bin Abdul Aziz , dalam pidato pertamanya dalam pelantikan kemarin, Jum’at (23/1/2014), yang disiarkan memalui TV Arab Saudi.
“Kami tidak akan menyimpang dari konstitusi kitab Allahdan Sunnah Nabi,” tambahnya.
Pada malam harinya, ribuan warga Saudi, termasuk pangeran senior, pejabat, Amir Kepala daerah. kepala suku mengucapkan jamji setianya kepada kerajaan Arab Saudi dan bersedia membela kepentingan kerajaan.
Acara dilaksanakan di Istana kerajaan,Qsar Al-Hukum di Riyadh dan diliput oleh beberapa media dalamdan luarnegri.(spa/kjw/fen)





