
TRANSINDONESIA.CO – Hari pertama tahun baru 2015, wisatawan lokal maupun mancanegara padati puncak Gunung Sibayak, Karo, Sumatera Utara.
Ratusan wisatawan sejak malam pergantian tahun baru telah memadati alun-alun puncak Gunung Sibayak.
Jalan setapak menuju puncak Sibayak yang terjal, terkesan licin disebabkan hujan satu hari menguyur. Terutama lagi, akses jalan tersebut tidak diperhatikan oleh Pemkab. Karo terutama dinas Pariwisata yang membidangi.
“Menikmati libuan di kota wisata Berastagi, terutama melakukan pendakian puncak Gunung Sibayak adalah tujuan utama kami dalam menjalanin liburan awal tahun,” kata Ridho salah seorang wisatawan.
Sedangkan Sri menyayangkan jalan menuju puncak Sibayak yang begitu terjal sangat memprihatinkan. Disebabkan jalan tersebut sangat rusak dan berbahaya bagi pendaki.
“Perlu perhatian khususu dari pemerintah setempat,” kata Sri.
Jalan pendakian menuju puncak Gunung Sibayak sekian hari semangkin parah, dan sangat memprihatinkan bagi wisatawan lokal dan manca negara yang menikmati indahnya Gunung Sibayak.
Selain harus mengocek saku buat membayar retribusi siluman (musiman) sekitar Rp \5000 per orang.(deb/don)







