TRANSINDONESIA.CO – Kreatifitas merupakan perwujudan ide-ide pemikiran sebagai upaya mempertahankan dan menumbuh kembangkan hidup dan kehidupan.
Dalam suatu keluarga, kelompok (komunitas), organisasi yang besar, bahkan suatu bangsa dan negara sekalipun, apabila tanpa kreatifitas maka akan jalan ditempat atau bahkan bisa mengalami kemunduran dan kehancuran.
Suatu negra/bangsa membutuhkan suatu kreatifitas untuk mensejahterakan rakyatnya. Kesejahteraan rakyat dapat dilihat dari kualitas hidup masyarakatnya meningkat atau tidak.
Kreatifitas merupakan dasar untuk bisa berinovasi, menemukan atau berkarya dalam kapasitas besar.
Kreatifitas dapat dimulai dari kebiasaan untuk menyampaikan ide-ide baru yang merupakan solusi atau problem solving atau untuk memberdayakan sumber daya maupun peluang-peluang yang ada.
Tatkala kita memahami kreatifitas sebagai kemampuan yang telah menjadi habit maka, kreatifitas ini perlu dibangun dari lembaga pendidikan. Yang membiasakan atau menanamkan untuk mengeluarkan ide pemikiran baru dalam berbagai hal.
Kreatifitas didorong dari : 1). Keberanian bertanya, 2). Rasa ingin tahu yang tinggi, 3). Kepekaan terhadap sesuatu, 4). Kemampuan menangkap gejala atau fkta-fakta yang ada, 5). Mampu menghubung-hubungkan untuk bisa memahami sesuatu yang baru, 6). Berani mengungkapkan walau berbeda dan keluar dari kebiasaan atau main stream pada umumnya.
Kreatifitas ini sebenarnya juga sebagai bentuk anti status quo, terus mencari hal baru. Dalam hal memperkuat kretifitas menjadi sesuatu penemuan baru yang mampu menjadi sutu produk unggulan, salah satu jalanya adalah melalui riset atau penelitian.
Ide-ide pemikiran kreatif ini memang harus ada yang menampung dan mengolahnya. Wadah untuk menampung aspirasi dan pemikiran-pemikiran ini hampir tidak ada dan boleh dikatakan buntu saluranya.
Dengan demikian, ide-ide kreatif akan hilang lenyap bahkan, menjadikan orang malas berpikir lagi karena dapat dipastikan tanpa apresiasi. Ibarat wong legan golek momongan (mencari susah).
Siapa yang punya ide silakan pikir sendiri, implementsikan sendiri dan kalau buruk atau ada kesalahan sudah jelas buahnya adalah di maki-maki.
Hal di atas tidak boleh dibiarkan terus terjadi. Seluruh komponen bangsa memang harus sadar akan pentingnya kreatifitas.
Kreatifitas dibidang apa saja dapat dibangun dari kebiasaan berpikir menghasilkan ide-ide baru. Sebagai contoh satu hari satu ide untuk memberdayakan atau menumbuh kembangkan atau untuk menyelesaikan masalah dan sebagainya.
Kita semua mengetahui bahwa tidak semua ide dapat dijalankan namun, wadah untuk menampung, mengolah dan menjadikan produk unggulan diperlukan suatu tim kreatif. Yang mampu menjembatani; mengapresiasi dan mampu mengembangkan untuk menghsilkan suatu produk unggulan yang bermanfaat bagi tumbuh berkembangnya kualitas hidup.(CDL-281214).
Penulis: Chryshnanda Dwilaksana








