
TRANSINDONESIA.CO-Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali membekuk pemakai dan pemilik narkotika jenis sabu-sabu ditiga tempat berbeda.
“Ya, FR ditangkap orang narko Sabtu (1/112014) sekitar jam 2 siang, barang buktinya sabu-sabu, tapi gak tau berapa banyaknya, coba konfirmasi aja langsung ke Polres bang, biar semua masyarakat tau berapa banyak barang buktinya” ungkap Dedek salah seorang warga menginfokan kepada wartawan, Minggu (2/11/2014).
Terpisah, Indra warga sekitaran Rantauprapat juga menginfokan adanya penangkapan terhadap pelaku narkotika dengan tempat kejadian perkara (tkp) yang berbeda.
“Di Padang Matinggi ada juga ditangkap orang narko, inisial tersangkanya RP, dia ditangkap karena sabu-sabu, koq sudah dua hari, jadi penasaran gimana tindaklanjutnya” ungkap Indra.
Bukan itu saja, salah seorang warga kecamatan Rantau Selatan juga mengakui mendapat informasi bahwa ada seorang wanita tengah baya berinisial AB ditangkap di jalan Dewi Sartika kecamatan Rantau Selatan karena diduga keterlibatan peredaran sabu-sabu.
“Sepengetahuan saya gitu, dia AB ditangkap karena pengembangan, tapi infonya dia ditangkap tidak ada barang buktinya, bisa gitu ya, gak ada barang bukti tapi ditangkap” sebut warga merasa butuh penjelasan.
Amatan wartawan, diruang Satres Narkoba Polres Labuhanbatu ditemukan adanya sejumlah orang tidak dikenal (otk) yang sedang diperiksa, belum diketahui pasti otk tersebut dalam kaitan apa telah diperiksa.
Setelah YD, Disc Jokey (DJ) Cafe Imbalo yang berlokasi di jalan Baru By Pass Rantauprapat itu ditangkap Rabu (29/10/2014) sekira pukul 01.00 wib dini hari lalu dari hasil pengembangan penangkapan temannya AW yang juga mendekam di Mapolres hingga saat ini, Cafe yang menyediakan Hall untuk dugem itu sunyi pengunjung.
“Sunyi bang, gak ada DJnya, orang yang mau dugem udah pindah ke Cafe Atik, ada juga di Permata Land dan Cafe belakang Alloha” ungkap salah seorang pengunjung yang sempat ditemui wartawan, Sabtu (1/11/2014) malam di Cafe Imbalo setempat.
Dewi yang mengakui sering berkunjung kelokasi itu merasa bersyukur DJnya ditangkap, karena dirinya tidak lagi datang kelokasi itu.
“Syukur juga bang, ada untungnya, jadi aku gak datang-datang lagi kemari, tengoklah harga oblada (inex-red) makin mahal, air mineral pun Rp25 ribu sebotol” keluh seorang pengunjung seraya berlalu pergi mengendarai sepeda motornya.
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Zulkarnain SH ketika dikonfirmasi tidak memberikan informasi akurat terkait banyaknya barang bukti DJ Imbalo bersama temannya AW yang ditangkap Rabu (29/10/2014) lalu.(bus)





