
TRANSINDONESIA.CO – Bentrokan terjadi di kota perbatasan Korea Selatan Sabtu (25/10/2014) antara para aktivis yang merencanakan untuk mengirim surat-surat selebaran propaganda ke Korea Utara dan penduduk kota yang ingin menghentikan mereka.
Para aktivis berencana melepaskan balon-balon yang membawa surat-surat selebaran mengecam pemerintah Pyongyang ke Korea Utara, seperti yang mereka lakukan sebelumnya dalam bulan ini.
Sekitar seribu polisi telah dikirim ke kota perbatasan itu.
Korea Utara telah memperingatkan bahwa kegagalan untuk menghentikan usaha menyebarkan surat-surat selebaran itu dapat menggagalkan dilanjutkannya kembali pembicaraan tingkat tinggi yang direncanakan antara kedua Korea.
Penduduk Paju mengatakan ancaman pembalasan militer oleh Korea Utara dapat dipercaya dan bahwa para aktivis membahayakan jiwa penduduk dan bisnis.
Korea Selatan menyatakan menurut hukum tidak dapat mencegah para demonstran melakukan kebebasan mereka untuk menyatakan pendapat.(voa/fen)





