
TRANSINDONESIA.CO – Arus kendaraan lintas-Sumatera Padang Panjang-Solok di Tanahdatar, Sumatera Barat, macet akibat kecelakaan bus PO Transpor dengan truk di Nagari Batipuh, Selasa (16/9/2014), sekitar pukul 02.30 WIB.
Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas Kepolisian Resor Padang Panjang, AKP Reddy di Padang Panjang, Selasa, mengatakan akibat kecelakaan tersebut kedua kendaraan menutupi badan jalan sehingga arus lalu lintas dari dua arah dialihkan.
“Kami mengalihkan arus kendaraan dari Batusangkar dan Solok menuju Padang Panjang ke jalur alternatif melalui Nagari Sikaladi tembus Padang Panjang,” katanya.
Jalur alternatif itu, katanya, hanya untuk kendaraan roda empat kategori kecil. “Kepada masyarakat agar bisa mencari jalur alternatif tersebut supaya perjalanan bisa dilanjutkan,” katanya.
Sementara penumpang bus Transpor yang berjumlah 16 orang masih tertahan di lokasi kejadian.
Dia mengatakan, proses evakuasi kendaraan yang melintang di jalan lintas Sumatera tersebut sedang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang.
Di lokasi, kendaraan yang sarat muatan terpaksa menunggu evakuasi dilakukan oleh pihak kepolisian. Tidak hanyak truk, bus antar kota antar provinsi juga terpaksa ikut antre.
“Diperkirakan evakuasi akan berlangsung hingga sore mengingat bus dalam poisi melintang di jalan, lokasi yang sempat, dan truk rusak parah,” katanya.
Ia menyebutkan kecelakaan lalu lintas itu terjadi akibat truk Hino BA 9999 HF yang dikemudikan Novita (33) tidak kuat menanjak di pendakian Pincuran Baliak, Nagari Batipuah, mundur dan menabrak bus PO Transpor yang berada di belakangnya. Truk tersebut bermuatan rempah-rempah dan kelontong.(ant/dri)





