
TRANSINDONESIA.CO –Jin Jin Du Li (JJDL) merupakan pengukur degenerasi usai melalui pola alami yang dilakukan sendiri dan dapat dilatih untuk menigkatkan degenerasi.
JJDL dapat dilakukan dengan latihan sendiri dengan cara kedua pasang mata harus tertutup. Siapa yang pada awal latihan ini bisa bertahan berdiri lebih dari 30 detik, maka dia “jagoan”.
Cara latihanya adalah, dengan menutup kedua belah mata, a. ngkat salah satu kaki, boleh kiri atau kanan. Tidak usah angkat tinggi-tinggi, sekedarnya saja.
Kalau anda tidak bisa melakukannya (ingat, tidak boleh ditopang apapun, hanya angkat salah satu kaki) kurang dari 10 detik, maka itu berarti bahwa tubuh anda telah mengalami degenerasi sampai dengan level 60 – 70 tahun.
Dengan perkataan lain, meskipun anda sekarang ini, misalnya berusia 40 tahun, namun fisik anda sesungguhnya telah “merosot” lebih cepat.
Anda anggap ini lelucon? Cobalah sekali lagi dengan tetap menutup kedua mata, angkat slh satu kaki sekedarnya, pasti anda akan terhuyung kekanan, kekiri atau kedepan atau kebelakang.
Namun anda tidak usah kecil hati atau khawatir.
Latihan ala China ini dapat anda lakukan secara terus menerus, kapan saja, dimana saja.
Ahli-ahli pengobatan tradisional China menyatakan, latihan-latihan JJDL ini bila dilakukan satu hari 1 menit saja, dapat membantu mencegah demensia atau sifat pelupa.
Selain itu, dengan latihan setiap hari JJDL bisa membantu mengatasi berbagai penyakit seperti, hipertensi, kadar gula darah tinggi, penyakit-penyakit pada leher dan otot-otot tulang punggung, dan dapat mencegah demensia.
Kalau anda latihan secara rutin dan teratur setiap hari, maka yang semula anda hanya bisa berdiri hanya 5 detik, anda akan dapat bertahan lebih dari 5 menit.
Ala JJDL ini tidak memerlukan biaya apapun, dilakuakn secara mudah, hanya butuh kemauan, kemauan untuk sehat.
Bila anda mampu melatih diri setiap hari sehingga mampu bertahan lebih lama, maka anda akan merasa lebih bugar dari sebelumnya. Silakan mencoba JJDL ini. (kiriman Rinaldi)







