
TRANSINDONESIA.CO-Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara (Sumut), masih masuk dalam kategori kekurangan tanaga dokter umum maupun bidan, itu jika merujuk target indikator Indonesia sehat.
“Perbandingannya, 40 dokter per 100.000 penduduk dan 100 bidan per 100.000 penduduk,” kata Ketua Forum Masyarakat Madani (FMM) Gen Emas Enpabolo Kabupaten Labuhanbatu Sabaruddin Marpaung saat bincang-bincang di Rantauprapat, Sabtu, (13/9/2014).
Dijelaskannya, data yang diperoleh FMM dari salahsatu lembaga resmi per 25 Pebruari tahun 2013, Kabupaten Labuhanbatu memiliki dokter sekitar 19 orang, sedangkan bidan 107 orang.
Sementara jumlah penduduk Kabupaten Labuhanbatu terhitung 31 Juli tahun 2014 sekitar 559.000 jiwa. Melihat itu, perlu penambahan dokter 201 orang dan bidan layaknya ditambah 452 orang lagi.
“Jika melihat jumlah penduduk per Juli tahun 2014, layaknya jumlah dokter 220 orang dan bidan 559 orang. Jadi, jika ditotal kekurangan tenaga kesehatan itu sebanyak 653 orang lagi,”kata Marpaung.
Untuk itu, pihaknya berharap kepada Pemkab Labuhanbatu melakukan penambahan dokter dan bidan agar kesehatan warga dapat terjamin. “Agar keseimbangan kebutuhan tercapai,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Labuhanbatu Hj Elifenida maupun Sekretarisnya Rocky saat dimintai tanggapannya pertelepon, hingga kini belum juga memberikan komentar.(bus)





