TRANSINDOENSIA.CO – Pria mengaku-ngaku anggota Polisi Militer babak belur dihajar massa usai membawa kabur sepeda motor milik seorang buruh di Kampung Lamporan, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Pelaku bernama Panadi alias Sarjo, 43 tahun, warga Jalan Jayakatwang, Perumnas IV, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang kini diamankan di Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Anggota TNI gadungan itu ditangkap polisi karena tega membawa kabur sepeda motor Honda Tiger milik Dede.
Kapolsek Cikupa, Kompol Daniel Brismen Simanjutak didampingi Kanit Reskrim, Ipda Sumiran menjelaskan penangkapan anggota TNI gadungan tersebut berawal ketika pelaku berkenalan dengan korban. Saat itu pelaku yang mengaku tengah bertugas menjaga keamanan pilpres di wilayah Cikupa itu mengajak makan korban di sebuah warung makan.
Saat korban sedang makan, anggota TNI gadungan itu kemudian meminjam sepeda motor korban dengan cara memaksa. Korban yang curiga kemudian menolak memberikan sepeda motornya tersebut, namun pelaku tetap saja mengambil kunci sepeda motor.
“Sempat terjadi tarik-menarik sepeda motor antara korban dengan pelaku,” ungkap Kapolsek.
Korban yang sadar jika pelaku merupakan anggota TNI gadungan kemudian berteriak minta tolong. Teriakan buruh pabrik itu kemudian didengar warga yang akhirnya langsung mengeroyok pelaku.
Beruntung nyawa pelaku berhasil diselamatkan setelah anggota buser Polsek Cikupa yang sedang observasi wilayah langsung mengamankannya ke kantor polisi.
Kepada petugas, Panadi mengaku nekat membawa kabur sepeda motor milik korban untuk bisa berlebaran di kampung halamannya di Madiun Jawa Tengah. “Alasannya pelaku ingin pulang kampung naik motor,” ujar Kapolsek.(her)








