TRANSINDONESIA.CO – Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya telah menangkap dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan yang temannya tewas tertembak di Jalan DI Panjaitan dekat kantor Samsat, Jakarta Timur.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, pelaku ini pernah melakukan aksinya di kawasan Duren Sawit mencapai Rp 80 juta.
“Itu korbannya dibacok, disekap dengan lakban dan diikat,” kata Rikwanto di Jakarta, Jumat, (6/6/2014).
Ia menjelaskan, dari situ pihaknya menangkap pelaku inisial Aris Suhendi dan Yadi. Namun, masih ada empat pelaku lagi yang dalam pengejaran petugas di lapangan.
“4 DPO kita cari, yaitu ANS, NO, dua lagi panggilan Lae,” ucapnya.
Rikwanto mengatakan, pihaknya juga menyita beberapa barang bukti berupa senjata api, mobil Honda Jazz, TV LCD, bor listrik, kunci letter T, airsoftgun senjata laras panjang, kamera, golok dan laptop.
“Kelompok ini beraksi di beberapa tempat seperti Jakarta Barat, Blok M, Jakarta Timur dan lainnya. DPO masih dicari,” katanya.
Sementara Kanit IV Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Tahan Marpaung mengatakan, pelaku sudah beraksi sejak tahun 2012 dan ada sekitar 7 lokasi yang menjadi sasaran.
“Modusnya awalnya rumah kosong, tapi begitu ada penghuni langsung jadi curat (pencurian dengan pemberatan),” jelas dia.
Menurut dia, komplotan ini dalam menjalankan aksinya berjumlah 7 orang dari kelompok Cirebon. Kini, tiga orang sudah tertangkap dan empat masih DPO.
“Satu orang tewas tertembak, dua orang kita tahan dan sedang didalami,” katana.(dam)








