Jamkesda untuk masyarakat miskin.(ist)
TRANSINDONESIA.CO – Sebanyak 115 ribu warga masyarakat di Kabupaten Pelalawan, Riau, menjadi penerima manfaat Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang merupakan program jaminan kesehatan gratis didanai APBD setempat.
“Jumlah ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, dr Endio Romo Praktiknyo kepada Antara di Pangkalan Kerinci, Senin.
Ia menjelaskan, Program Jamkesda merupakan program kesehatan gratis Pemkab Pelalawan yang diselenggarakan sejak 2011.
Pada awal pelaksanaannya, demikian Endio, ada sebanyak 32 ribu masyarakat kurang mampu yang masuk dalam Jamkesda.
Jumlahnya menurut dia kemudian terus bertambah hingga memasuki 2013 menjadi 115 ribu jiwa.
Jika dibandingkan dengan angka kemiskinan di Pelalawan yang hanya 10 sampai 11 persen dari total jumlah penduduk yang mencapai 375 ribu jiwa, jumlah peserta Jamkesda tersebut memang jauh lebih besar.
Hal itu menurut dia karena banyak juga kalangan masyarakat menengah yang tergolong miskin ketika mereka jatuh sakit.
“Mereka itu juga masuk atau ikut dalam Program Jamkesda. Mereka gratis dilayani oleh seluruh pusah kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Pelalawan secara gratis,” katanya.
Kemudian, lanjut kata dia, para peserta Jamkesda itu juga dapat dirujuk ke jenjang rumah sakit umum milik pemerintah di Pelalawan dan di Pekanbaru yang kelasnya lebih tinggi.
“Program Jamkesda Pelalawan direkomendasikan untuk terus berjalan hingga tahun 2017 mendatang,” katanya.(ant/ful)







