TRANSINDONESIA.CO – Dalam memperkuat peran perempuan di Kabupaten Maros, cabang Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) terbentuk di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
“Untuk meningkatkan peran perempuan maka Konferensi pertama KPI cabang wilayah Maros ini digelar di Pendopo kantor Bupati Maros,” kata Sekretaris Nasional KPI Zohra Andi Baso menanggapi pembentukan cabang KPI di Butta Salewangan, Jumat (23/5/2014).
Menurut dia, keberadaan KPI di Maros untuk memperkuat peran perempuan dalam mewujudkan keadilan, demokrasi dan perdamaian. Khususnya memperjuangkan keadilan dan kesetaraan gender.
Sementara yang hadir dalam pembentukan cabang KPI yang dirangkaikan dengan seminar tentang perempuaN diantaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Maros H Baharuddin dan Wakil Ketua DPRD Maros AS Chaidir Syam serta beberapa lembaga yang berorientasi terhadap perempuan.
“Kami meminta pemerintah baik itu SKPD maupun DPRD Maros membuka ruang untuk berdialog tentang berbagai permasalahan perempuan di Maros. Selain itu, diberikan ruang terbuka untuk bekerjasama dengan SKPD untuk program-program kesetaraan gender,” kata Zohra.
Sedangkan sekretaris daerah H Baharuddin mewakili Pemkab Maros menyambut baik KPI di Maros. Pemkab Maros kata Baharuddin dengan tangan terbuka menyambut program-program KPI dalam peningkatan kesejahteraan perempuan khususnya program yang pro gender.
KPI sendiri memiliki persyaratan khusus agar bisa terbentuk cabang disuatu daerah. Untuk membentuk cabang dibutuhkan sedikitnya tiga balai perempuan sedangkan di Maros telah memiliki 10 balai perempuan ditingkat desa dan kelurahan.
Konferensi yang digelar di Kabupaten Maros ini juga ditujukan untuk pemilihan sekretaris cabang Maros dan dewan kelompok kepentingan yang disaksikan dengan pejabat daerah dan pemangku kepentingan dalam masyarakat.(ant/jei)








