Akli Fairuz tertendang saat bermain melawan PSAP Sigli.(canchallena.lanacion.com.ar)
TRANSINDONESIA.CO – Penjaga gawang PSAP Sigli, Agus Rohman diminta Komisi Disiplin (Komdis) PSSI hadir di Jakarta memberikan keterangan seputar insiden benturan dengan pemain Persiraja Banda Aceh (Persiraja Banda Aceh), Akli Firaus hingga tewas.
“Saya sudah dihubungi Komdis agar datang ke Jakarta, Kamis 22 Mei 2014,” kata Agus.
Insiden itu bermula saat Agus berusaha mengamankan bola. Kaki Agus mengenai perut Akli hingga striker Persiraja itu tersungkur.
Pertandingan antara Persiraja kontra PSAP Sigli berlansung 10 Mei 2014 di Stadion Stadion H Dimurthala, Lampineung dalam laga lanjutan Divisi Utama. Peristiwa meninggalnya Akli mencuri perhatian media Asing seperti La Gazetta dello Sport (Italia) dan Marca (Spanyol).
Dari hasil diagnosa tim dokter Rumah Sakit Zaenal Abidin, Banda Aceh, tempat Akli menjalani perawatan, sang pemain mengalami luka dalam. Ususnya robek setelah tertendang Agus ketika sedang berduel berebut bola di area kotak penalti.
Agus meminta Komdis jernih melihat peristiwa itu. Dia menegaskan, tidak unsur kesengajaan untuk mencederai Akli. Kejadian itu murni kecelakaan sepakbola. Setelah insiden itu, Agus langsung berinisiatif menyampaikan permintaan maaf melalui media lokal di Aceh.
“Saya berharap, Komdis bisa bijaksana melihat semuanya. Jangan hanya saat pertandingan, tetapi lihat sesudah pertandingan juga.”
“Kenapa itu terjadi dengan saya. Saya pun sempat menangis saat mendengar dia sudah meninggal,” sesal Agus.(lp6/jal)







