Wakil Kepala SDIT Cendikia Purwakarta memberikan cendera mata kepada Kelapa SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya, Bekasi, Nur Siti Fatimah.(dok.sekolah)
TRANSINDONESIA.CO, Bekasi – Ketua yayasan Pembina Sumber Daya Islami RI (YASRI) Drs.H Agus Muharam M.Pd. merasa terinspirasi dengan Sekolah Thariq Bin Ziyad di Bekasi.
“Saya terinspirasi dengan sekolah Thariq Bin Ziyad yang ada di Bekasi, oleh karena itu tiga tahun yang lalu saya dan teman-teman pengurus ICMI yang ada di Purwakarta telah merintis sekolah islam terpadu dengan nama SDIT CENDIKIA Purwakarta,” kata Agus yang juga dosen perguruan tinggi swasta di Purwakarta Karawang Bekasi (PKB).
Agus Muharam yang berkunjung ke SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya, Bekasi Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/4/2014), bersama rombongannyang terdiri dari pengurus yayasan, kepala sekolah dan guru serta perwakilan orangtua.
Cita-cita kami menghadirkan sekolah Islam terpadu di Purwakarta katanya, meskipun di awal kami berharap ingin membuka sekolah cabang dari Thariq Bin Ziyad di Purwakarta tetapi hal itu belum terrealisasi.
“Maka kehadiran SDIT CENDIKIA Purwakarta mudah-mudahan bisa menjawab harapan dari sebagian masyarakat terutama orangtua di Purwakarta yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di Sekolah Islam Terpadu,” katanya terkagumdengan Sekolah Thariq Bin Ziyad.
Sebelumnya, Agus yang hanya mendengar cerita dari mahasiswanya yang pernah berkunjung ke Thariq Bin Ziyad, dimana sekolah tersebut pelajaran PAI dan Pendidikan Al-Quran menempati posisi yang sangat penting. Selain itu prestasi di bidang akademik dan bahasanya juga terus dikembangkan. Demikian menurut pengakuan beliau saat memberikan sambutan terkait kedatangannya dalam rangka studi banding (SB) di SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya.
Pada kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung Manajer PQH (Pembinaan Quran dan Humas) LPIT Thariq Bin Ziyad, Drs.H Muhammad, Manajer Pendidikan (MP) Sri Khobzah, S,Pd, Kepala SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya, Nur Siti Fatimah, S,Pd.SD, Wakil Bidang Kurikulum Nuryati S,Pd, Wakil Kesiswaan Ust. Supriyanto Lc, Kepala Risbang Mochamad Ahyar, M,Pd, Humas dan perwakilan guru dari setiap jenjang serta perwakilan pengurus POMG SDIT Thariq Bin Ziyad.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad menyatakan, kegembiraannya atas kunjungan tamu dalam rangka studi banding.
“Semoga pertemuan seperti itu dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan dari Sekolah Islam Terpadu khususnya di Thariq Bin Ziyad dan SDIT Cendikia Purwakarta,” kata Muhammad.
Sementara, Manajer Pendidikan Sri Khobzah menyatakan, meskipun SDIT Cendikia baru berjalan tiga tahun tetapi kami di LPIT Thariq Bin Ziyad tidak akan segan-segan untuk sama-sama belajar, saling berbagi kelebihan dari sekolah masing-masing.
Menurut Kepala Sekolah SDIT Nur Siti Fatimah, para guru-guru di Thariq Bin Ziyad selalu kami dorong untuk berinovasi, kreatif, dan terus menerus mengembangkan pengetahuan dan skill dalam rangkan meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan di Thariq Bin Ziyad.
“Kelebihan yang ada di sekolah kami silahkan dibawa dan dikembangkan, sedangkan kekuarangannya jangan dibawa,” kata Nur.(amin)







