Skip to content
20 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Oktober
  • 20
  • Menlu Iran Sebut Netanyahu Mau Seret AS ke Perang Lain Biar Tak Dibui

Menlu Iran Sebut Netanyahu Mau Seret AS ke Perang Lain Biar Tak Dibui

transindonesia.co 20 Oktober 2026 3 minutes read
Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut PM Israel Benjamin Netanyahu sengaja menyeret Amerika Serikat ke perang lain agar dia tak dipenjara

Menlu Iran Abbas Araghchi. (REUTERS/IRIB)

TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sengaja menyeret Amerika Serikat ke perang lain agar dia tak dipenjara.

Dalam unggahan di X pada Senin (19/10/2026), Araghchi menanggapi dukungan Trump untuk Netanyahu jelang pemilihan legislatif yang menyebut PM Israel itu sosok yang berani dan bisa menyelesaikan pekerjaan.

“Kali terakhir Anda ingin ‘menyelesaikan pekerjaan,’ Iran justru muncul kian tangguh. Mau coba keberuntungan lagi? Silakan,” kata Araghchi.

Menlu Iran ini lantas mewanti-wanti Israel dan AS agar berhati-hati terhadap Teheran karena mereka juga punya pekerjaan yang belum selesai.

“Netanyahu sedang mendorong Amerika ke dalam perang lain demi menghindari penjara, apa pun konsekuensinya bagi Israel, apalagi bagi Presiden Amerika Serikat,” ungkap Araghchi.

Araghchi tak menjelaskan lebih lanjut kasus mana yang bisa membuat Netanyahu merasakan lantai penjara. Di dalam negeri, dia menghadapi persidangan kasus dugaan korupsi, penipuan, suap, hingga pelanggaran kepercayaan.

Di luar, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan Eks Menteri Pertahanan Yoav Gallant karena kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Jalur Gaza selama agresi Israel.

Komentar Araghchi muncul usai Trump menyampaikan dukungan untuk Netanyahu jelang pemilihan legislatif pada akhir Oktober.

Trump bahkan menyebut Netanyahu menjadi PM dan mitra perdamaian AS yang hebat.

“Kepada Rakyat Israel yang luar biasa: Bibi Netanyahu telah menjadi Perdana Menteri sekaligus pejuang yang hebat, serta mitra yang jauh lebih hebat lagi dalam upaya mewujudkan perdamaian guna melawan Republik Islam Iran-negara yang selama 51 tahun terus menyerukan slogan: ‘Matilah Israel, matilah Amerika! Kami akan menghancurkan Setan Kecil dan Setan Besar’,” kata Trump di Truth Social.

Slogan tersebut kerap muncul dalam demonstrasi warga Iran yang mengecam serangan AS-Israel ke negara Timur Tengah ini. Saat prosesi pemakaman eks Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan dua negara itu, banyak warga yang membawa poster bertuliskan slogan serupa.

Dalam unggahan itu, Trump menegaskan negara mana yang bisa bertahan saat slogan-slogan semacam itu dibiarkan terucap terus-menerus. Dia menegaskan kalimat itu bukan cuma slogan dan bisa terwujud kapan saja.

“Hanya masalah waktu sampai Iran menetapkan ungkapan mengerikan itu, tetapi mereka sudah dihancurkan secara sistematis, baik secara militer maupun keuangan. Kecuali mereka mengubah cara mereka dengan cepat, kita akan segera menyelesaikan pekerjaan itu,” ungkap politikus Republik itu.

AS dan Israel menggempur Iran habis-habisan pada akhir Februari. Teheran tak tinggal diam. Mereka merespons serangan dan menutup Selat Hormuz sebagai balasan.

Hingga kini, AS dan Iran masih bertempur meski sempat gencatan senjata dan meneken nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang.

Di luar itu, Netanyahu berulang kali membujuk Trump untuk terus melanjutkan perang bahkan sebelum pemilu sela (midlterm) AS digelar pada awal November. [cnni]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Berkas Kasus PT DSI P21, Aset Lebih Rp500 Miliar Disita Bareskrim
Next: AS Marah Jurnalis Foto Heidi Levine Dipukuli Pemukim Ilegal Israel

Trans Stories

kapal Iran serang as

Iran Kirim Ancaman Baru ke AS, Kapal-Kapal di Timur Tengah Diserang

transindonesia.co 19 Oktober 2026
demonstrasi Prancis

Kronologi & Fakta Prancis Chaos: Demo Berakhir Rusuh, Warga Menjarah

transindonesia.co 19 Oktober 2026
Kapal Iran di Selat Hormuz

Iran: Selat Hormuz Tetap Tutup sampai AS Penuhi Tujuh Syarat Damai

transindonesia.co 13 Oktober 2026

TransIndonesia

kebakaran-hutan-sumatera

Singapura Rilis Nama Perusahaan RI Diduga Terlibat Karhutla

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Amerika Serikat menyatakan kekesalan atas serangan dialami jurnalis foto asal AS, Heidi Levine, oleh pemukim ilegal Israel di Tepi Barat.

AS Marah Jurnalis Foto Heidi Levine Dipukuli Pemukim Ilegal Israel

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Menlu Iran Abbas Araghchi menyebut PM Israel Benjamin Netanyahu sengaja menyeret Amerika Serikat ke perang lain agar dia tak dipenjara

Menlu Iran Sebut Netanyahu Mau Seret AS ke Perang Lain Biar Tak Dibui

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Dir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Suhasto dan Kasubdit Perbankan Kombes Arsal Sahban sita aset PT Dana Syariah Indonesia Rp500 miliar

Berkas Kasus PT DSI P21, Aset Lebih Rp500 Miliar Disita Bareskrim

transindonesia.co 20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.