Skip to content
24 Oktober 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • September
  • 10
  • Tim SAR: Hasil Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Masih Nihil

Tim SAR: Hasil Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Masih Nihil

transindonesia.co 10 September 2026 2 minutes read
jurnalis-hilang-liput-anak-krakatau

Lima wartawan dan tiga kru kapal yang akan meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, di perairan Selat Sunda, hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) sore. (Dok. Istimewa)

TRANSINDONESIA.co | PANDEGLANG – Tim SAR gabungan dari Basarnas Banten dan TNI/Polri menyatakan bahwa hasil pencarian pada hari ke dua terhadap rombongan jurnalis dalam speed boat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten masih nihil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, di Pandeglang, Rabu (9/9/2026), mengatakan operasi pencarian dilakukan secara maksimal dengan memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan seluruh unsur serta sarana yang tersedia.

“Hari kedua ini kami memperluas area pencarian dengan membagi tim menjadi beberapa SRU di sejumlah sektor. Seluruh sarana dan unsur yang terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” katanya dilansir dari Antaranews.

Ia menjelaskan, dalam pencarian hari kedua KN SAR Tetuka 247 melakukan penyisiran di Sektor 2 dengan total jarak 68,3 nautical mile (NM), sementara KAL Anyer menyisir area yang sama dengan total jarak 69,5 NM.

Selain itu, pencarian juga dilakukan oleh RIB 02 dan RIB 03 Lampung di Sektor 1 dengan total jarak 67 NM. Tim melakukan penyisiran dan pemantauan visual di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga kawasan Krakatau.

“Sementara itu, RIB 02 Banten melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang. KP Sanjaya menyisir Sektor 4 dengan total jarak 67,3 NM, sedangkan KRI Leuser dan KRI Lepu masing-masing melakukan pencarian di sektor yang telah ditentukan,” paparnya.

Sejumlah petugas SAR telah melakukan pemantauan visual di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Rakata Besar. Namun demikian, hingga Rabu sore pukul 17.07 WIB ini masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan para jurnalis.

“Selama proses pencarian Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik yang cukup tebal,” ujarnya.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas Warta (55, kapten kapal), Surakman (60, ABK), Heriyanto (49, pemandu), serta lima jurnalis yakni M Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Operasi SAR hari kedua melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dan Lampung, USS Pandeglang, USS Merak, TNI, Polri, BPBD, KSOP, potensi SAR, media, keluarga korban, nelayan, serta masyarakat.

Sarana yang dikerahkan meliputi KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, KRI Lepu, KRI Leuser, RIB 02 Banten, RIB 02 dan RIB 03 Lampung, drone thermal, serta berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan pendukung lainnya.

“Kondisi cuaca di wilayah pencarian terpantau cerah berawan dengan angin dari arah selatan ke utara berkecepatan sekitar 14 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter,” kata dia. [ant]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kebakaran TPA Putri Cempo Solo: Blok C dan D Aman, Fokus Padamkan Blok B
Next: Kebakaran Lahan Merembet ke TPA Galuga Bogor, 42 Hektare Terdampak

Trans Stories

Polisi tembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan dipicu oleh masalah perundungan atau bullying.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Diduga Dipicu Masalah Bully

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan barang bukti 858 cartridge vape diduga mengandung etomidate dan sabu

Polisi Sita 858 Vape Mengandung Etomidate dan Sabu Merek Yakuza Batman

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Aktivis Greenpeace Indonesia bentangkan spanduk raksasa Tangani Krisis Iklim di Patung Selamat Datang Bundaran HI Jakarta

Hidup Makin Sesak, Greenpeace Desak Prabowo Tangani Krisis Iklim

transindonesia.co 20 Oktober 2026

TransIndonesia

Polisi tembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan dipicu oleh masalah perundungan atau bullying.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Diduga Dipicu Masalah Bully

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko ungkap perjalanan Menteri ATR BPN Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia via Batam

Imigrasi Ungkap Perjalanan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia

transindonesia.co 21 Oktober 2026
Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan barang bukti 858 cartridge vape diduga mengandung etomidate dan sabu

Polisi Sita 858 Vape Mengandung Etomidate dan Sabu Merek Yakuza Batman

transindonesia.co 20 Oktober 2026
Aktivis Greenpeace Indonesia bentangkan spanduk raksasa Tangani Krisis Iklim di Patung Selamat Datang Bundaran HI Jakarta

Hidup Makin Sesak, Greenpeace Desak Prabowo Tangani Krisis Iklim

transindonesia.co 20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.