Skip to content
30 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 18
  • Pasutri Bunuh Tukang Pijat Hamil 8 Bulan demi Rp83 Ribu di Cirebon

Pasutri Bunuh Tukang Pijat Hamil 8 Bulan demi Rp83 Ribu di Cirebon

transindonesia.co 18 Maret 2026 (Last updated: 18 Maret 2026) 2 minutes read 0 comments
Tewas TKI

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.co, CIREBON – Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, berhasil mengungkap motif memilukan di balik pembunuhan seorang tukang pijat panggilan berinisial TA. Pasangan suami istri berinisial LH (26) dan RK (41) nekat menghabisi nyawa korban yang sedang hamil delapan bulan hanya karena ingin menguasai harta senilai Rp83 ribu dan sebuah ponsel.

“Dua pelaku ini merupakan suami istri yang kami amankan setelah dilakukan pengejaran hingga ke wilayah Majalengka,” kata Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, Selasa (17/3/2026).

Kasus ini terungkap kurang dari 10 jam setelah jasad korban ditemukan di sebuah kamar kos pada Senin (16/3). Berdasarkan hasil penyidikan, kedua pelaku telah merencanakan pencurian dengan modus memesan jasa pijat korban melalui aplikasi, di mana RK bersembunyi saat korban tiba sementara LH menghadapi korban di dalam kamar.

“Dari hasil pemeriksaan, cekcok tersebut kemudian berujung pada tindakan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Eko menjelaskan pemicu keributan akibat ketidaksesuaian layanan.

Kekejaman pelaku diperkuat oleh hasil autopsi yang menunjukkan korban tewas akibat cekikan di leher dan tubuhnya ditemukan dalam kondisi terikat kain. Setelah melakukan aksi keji tersebut pada Kamis (12/3), pelaku menyembunyikan jasad korban di kamar mandi bawah tumpukan pakaian sebelum akhirnya melarikan diri.

“Kejadian pembunuhan hari Kamis (12/3). Kemudian jasad korban ditemukan pada Senin (16/3),” ungkap Kapolres mengenai rentang waktu kejadian.

Pelarian pasutri ini berakhir saat mereka hendak kabur menggunakan bus setelah menjual ponsel korban seharga Rp73 ribu. Kini, keduanya harus menghadapi ancaman hukuman berat akibat perbuatan mereka yang merampas nyawa ibu hamil demi uang yang tidak seberapa.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis terkait pembunuhan, pembunuhan berencana, pencurian dengan kekerasan, dan penganiayaan,” tegas AKBP Eko Iskandar. [buy]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: DPR Desak TNI Bongkar Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Next: Iran Tangkap Ratusan Tersangka Mata-mata Sejak Serangan AS-Israel

Trans Stories

Parigi Moutong
3 minutes read

Bencana Hidrometeorologi Basah dan Gempa Bumi Dominasi Wilayah Indonesia

transindonesia.co 27 Mei 2026 0
Banjir Bogor
3 minutes read

Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor, Ratusan Warga Mengungsi

transindonesia.co 25 Mei 2026 0
Tatar Sunda
3 minutes read

Legislator Jabar: Kirab Milangkala Tatar Sunda tak Sesuai Sejarah

transindonesia.co 18 Mei 2026 0

TransIndonesia

Mayat Dalam Kantong
2 minutes read

WNA Korea Selatan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Drone Iran
2 minutes read

Kuwait Sibuk Adang Drone Iran Sasar Pangkalan Udara AS

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Iran tembak kapal AS
2 minutes read

Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Wali Kota New York
2 minutes read

Wali Kota New York Zohran Mamdani Salat Iduladha Pakai Kostum Arsenal

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.