Skip to content
18 Juni 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 10
  • China Minta Negara Lain Jangan Ganggu Iran

China Minta Negara Lain Jangan Ganggu Iran

transindonesia.co 10 Maret 2026 2 minutes read 0 comments
Mojtaba Khamenei

Pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei. (via REUTERS/Majid Asgaripour)

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – China menyatakan menolak segala bentuk intervensi atau serangan pihak lain ke Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei.

Mojtaba terpilih usai ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan keputusan menunjuk pemimpin baru jadi urusan internal Iran.

“China menolak segala campur tangan urusan dalam negara lain dengan dalih apapun, dan kedaulatan, keamanan Iran, serta wilayah Iran yang harus dihormati,” kata Guo dalam konferensi pers rutin di Beijing, pada Senin (9/3/2026), dikutip AFP.

Iran mengumumkan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi pada Senin usai terpilih dalam forum yang digelar Majelis Ahli.

“Dengan suara yang menentukan, Majelis Hali menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hossenini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga sistem sakral Republik Islam Iran,” demikian pernyataan Majelis Ahli.

Mojtaba merupakan ulama level menengah yang memiliki pengaruh dalam pasukan keamanan Iran serta jaringan bisnis besar yang berkembang di bawah pimpinan ayahnya.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sempat memberi sinyal akan memberi dukungan total jika Mojtaba yang terpilih sebagai pemimpin tertinggi iran.

Setelah Mojtaba terpilih, para petinggi IRGC bersumpah setia kepada pemimpin baru itu.

Mojtaba naik ke kursi kekuasaan usai Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi Amerika Serikat dan Israel ke negara itu pada 28 Februari.

Dalam misinya meluncurkan operasi di Iran, Presiden Donald Trump menegaskan ambisi imiperialisnya dengan keinginan dia mengganti rezim di negara tersebut. Namun, kepemimpinan ulama Iran telah mengakar kuat sehingga sulit digoyah. [cnni]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei Langsung Perintahkan Serangan Rudal ke Israel
Next: Rilis Fakta Capaian Nasional: Fraksi Gerindra Jabar Tangkal Disinformasi dengan Data Akurat

Trans Stories

Mahasiswa UGM : Jangan Omong Kosong
2 minutes read

Mahasiswa UGM: Jangan Omong Kosong

transindonesia.co 18 Juni 2026 0
Menu makan bergizi gratis
4 minutes read

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

transindonesia.co 17 Juni 2026 0
Bos Motor Listrik SPPG
1 minute read

Kejagung Tetapkan Bos Motor Listrik SPPG Jadi Tersangka Korupsi MBG

transindonesia.co 13 Juni 2026 0

TransIndonesia

Polda Metro Jaya Kawal Dua Kelompok Massa di Monas
2 minutes read

Polda Metro Jaya Kawal Dua Kelompok Massa di Monas

transindonesia.co 18 Juni 2026 0
Mahasiswa UGM : Jangan Omong Kosong
2 minutes read

Mahasiswa UGM: Jangan Omong Kosong

transindonesia.co 18 Juni 2026 0
Menu makan bergizi gratis
4 minutes read

Waket Komisi XIII Nilai Komnas HAM Keliru Sebut Program MBG Langgar HAM

transindonesia.co 17 Juni 2026 0
Banjir Aceh Barat dan Gempa Palu, BNPB Minta Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan
2 minutes read

Banjir Aceh Barat dan Gempa Palu, BNPB Minta Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

transindonesia.co 17 Juni 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.